Radius 500 Meter Bergetar Jika Petasan Jumbo Ini Meledak

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 17:01 WIB
petasan jumbo di semarang
Petasan jumbo diamankan polisi di Semarang, Senin (3/5/2021). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Seorang remaja 15 tahun di Kota Semarang diamankan petugas Polsek Tembalang. Ia kedapatan membuat dan menjual petasan berukuran sedang hingga jumbo.

Kapolsek Tembalang Kompol R Arsadi mengatakan, berawal saat anggotanya melakukan patroli dan mendapati anak-anak bermain petasan kemudian ditelusuri asal dari petasan tersebut. Ternyata petasan dijual oleh seorang remaja berinisial M.

"Hari Minggu 2 Mei jam 2.30 dini hari Reskrim melaksanakan patroli dan amankan petasan sebanyak 40 buah di Jalan Perum Griya Borobudur, Meteseh, Tembalang," kata Arsadi di Mapolsek Tembalang, Senin (3/5/2021).

M kemudian dimintai keterangan dan diketahui ia menerima pesanan secara online dan membuat sesuai dengan permintaan pembeli. Harganya mulai dari Rp 20 ribu hingga sekitar Rp 100 ribu dengan diameter sekitar 25 cm.

"Jadi ada yang Rp 20 ribu dan lainnya tergantung isinya. Yang besar ini masih pesanan, harganya Rp 100 ribuan. Jumbo ini," ujarnya.

Remaja itu juga membeli bahan berupa mesiu dan isiannya secara online. Kemudian ia membuat sesuai pesanan dan memberikan ke pembeli secara langsung atau COD.

"Beli serbuknya juga online. Satu kilogram Rp 130 ribu," ujarnya.

Terkait daya ledak petasan berdiameter 25 cm itu, Arsadi menjelaskan diperkirakan bisa menyebabkan getaran hingga 500 meter. Hal itu juga diungkapkan oleh pembuatnya.

"Sasarannya itu (diledakkan) di lapangan. Yang paling besar ini menurut yang buat bisa sampai 500 meter getarannya," tandas Arsadi.

Saat ini remaja tersebut masih didalami terkait kegiatan pembuatan petasan jumbo itu. Pasal yang bisa digunakan yaitu UU Darurat No 12 Tahun 2001.

"Ancaman hukumannya bisa 20 tahun penjara. Dia masih di bawah umur," katanya.

Berbagai barang bukti yang diamankan polisi yaitu serbuk mesiu, timbangan digital, kayu dan palu untuk memasukkan mesiu ke gulungan kertas dan juga 40 gulungan kertas yang sudah diberi sumbu dan belum.

(mbr/rih)