7 Fakta Menggemparkan dari Kasus Takjil Sianida Nani Aprilliani

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 16:35 WIB
Satreskrim Polres Bantul telah menangkap wanita pengirim takjil beracun yang menewaskan bocah yang memakan takjil tersebut. Begini tampangnya.
Ini Nani Aprilliani Pengirim Takjil Beracun Sianida di Bantul (Foto: PIUS ERLANGGA)
Yogyakarta -

Polisi telah menangkap Nani Aprilliani Nurjaman (25) pelaku pengirim takjil beracun sianida yang menewaskan anak driver ojol di Bantul. Nani ternyata menggunakan racun kalium sianida (KCN) yang dibeli via online.

Tak hanya itu, polisi juga mengungkap Nani ternyata pernah memiliki hubungan khusus dengan target penerima paket Tomy. Tomy diketahui merupakan warga Bangunjiwa, Bantul.

Berikut 7 fakta terbaru sejauh ini dari kasus takjil sianida Neni:

1. Nani merupakan warga Majalengka yang sudah lama berdomisili di Yogyakarta
Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria mengungkap Nani merupakan pekerja swasta asal Majalengka. Nani juga diketahui sudah lama tinggal di Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul.

"Ditangkap di Potorono, di rumah dan tersangka tinggal sendiri," ujar Burkan, Senin (3/5/2021).



2. Target penerima takjil beracun bernama Tomy
Burkan mengungkap target penerima takjil bernama Tomy, warga Perumahan Villa Bukit Asri Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul. Burkan menyebut Tommy merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN).

Selain itu, Nani dan Tomy disebut pernah menjalani hubungan khusus.

"Pernah berhubungan sebelum dia (Tomy) menikah," kata Burkan.

Terpisah, Kapolresta Yogyakarta Kombes Purwadi Wahyu Anggoro mengakui Tomy merupakan anggotanya.

"Betul," tulis Purwadi kepada wartawan, saat dikonfirmasi mengenai sosok Tomy adalah anggota Polresta Yogyakarta, Senin (3/5).

3. Nani beli racun sianida via online
Polisi mengungkap racun sianida dibeli Nani Aprillia (25) via online. Racun kalium sianida (KCN) yang digunakan berjenis padat.

"Barang (kalium sianida) dipesan melalui aplikasi jual beli online dan sudah cukup lama yang membeli, sejak bulan Maret," kata Dirreskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria.

Dari riwayat pembelian kalium sianida itu, ternyata harga racun itu senilai Rp 224 ribu, dengan berat 250 gram. Burkan pun mengaku masih mendalami inspirasi Nani Aprilliani membeli dan mencampur sianida itu ke bumbu sate.

"Sianida ditaburkan ke bumbunya itu (sate), jadi sianidanya yang (jenis) padat," ujarnya.

4. Nani kirim takjl beracun gegara sakit hati Tomy nikahi wanita lain
Polisi mengungkap motif Nani mengirim takjil beracun sianida itu karena sakit hati. Nani yang sempat memiliki hubungan spesial dengan Tommy itu kesal karena kekasihnya itu menikahi wanita lain.

"Motifnya sakit hati, karena ternyata si target menikah dengan orang lain dan bukan dengan dirinya," terang Burkan.

Selengkapnya soal fakta terbaru kasus takjil beracun sianida yang tewaskan seorang anak ojol di Bantul...

Simak Video: Tragedi di Balik Takjil Maut Sianida Nyasar ke Anak Driver Ojol

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2