Round-Up

Olok-olok Berujung Maut di Tanggul Sungai Lereng Merapi

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 08:24 WIB
Jumpa pers pembunuhan pemuda di Klaten, Kamis (29/4/2021).
Tersangka saat dikeler petugas di Mapolres Klaten (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Heru Prasetyo (25) tega membunuh tetangga sekaligus teman bermainnya, Fatkhan Nur Rizqian alias Rizky (25) warga Desa Kadilajo, Kecamatan Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah. Masalahnya cuma berawal dari olok-olok korban.

Korban dihabisi di jalan tanggul Sungai Woro Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten. Sebuah kawasan di lereng Gunung Merapi.

"Kita menemukan motif pelaku sehingga tega membunuh. Dia (pelaku) sakit hati karena sering diejek, diolok-olok, dikatain lemah," ungkap Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu kepada wartawan di Mapolres Klaten, Kamis (29/4).

Menurut Edy, selain sering diejek dan diolok-olok oleh korban, pelaku juga merasa difitnah. Fitnah itu berkaitan dengan utang uang kepada korban. "Kemudian merasa pernah difitnah bahwa punya utang, padahal yang sebenarnya punya utang itu korban pada pelaku. Itu yang membuat pelaku sakit hati," lanjut Edy.

Korban ditemukan tewas di tanggul Sungai Woro, Selasa (27/4) malam dengan kondisi luka sayat di leher."Korban motornya jatuh dan leher tersayat pisau. Kita olah TKP tetapi TKP gelap karena kanan kiri sawah sehingga tidak ada saksi," tuturnya.

Setelah itu, rinci Edy, korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi dan baru diselidiki kebiasaan serta rekan-rekan korban. Dari berbagai keterangan didapatkan kesimpulan pelaku mengarah ke tersangka Heru.

Dari pemeriksaan, pelaku selain tetangga rumah, imbuh Edy, juga merupakan teman sekampung korban. Tersangka karena dendam mengadakan janjian bertemu di lokasi.

"Pelaku janjian ketemu dengan korban di TKP, disepakati Selasa (27/4) pukul 20.30 WIB. Setelah korban di TKP, pelaku datang dari arah berlawanan dengan sepeda motor langsung menghampiri dan menyayat leher korban dengan pisau dapur," ujar Edy.

Korban yang menunggu duduk di sepeda motor, jelas Edy, langsung terjatuh begitu disayat. Pelaku lalu meninggalkan lokasi dan membuang pisau. "Korban terjatuh dan ditinggal pelaku. Pelaku membuang pisau di sungai dan Rabu (28/4) siang kita cari pisaunya sampai akhirnya dapat ditemukan," kata Edy.

Selanjutnya: pelaku dijerat hukuman mati