Kisah Sekeluarga di Kudus Tinggal dalam Rumah Reyot dengan Atap Menganga

Dian Utoro Aji - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 14:08 WIB
Sekeluarga tinggal dalam rumah rusak parah di Desa Gondangmanis Kecamatan Bae Kudus, Kamis (15/4/2021).
Sekeluarga tinggal dalam rumah rusak parah di Desa Gondangmanis Kecamatan Bae Kudus, Kamis (15/4/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Keluarga di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah harus bertahan di rumah yang sebagian besar bagiannya rusak. Keluarga ini sehari-hari tinggal di ruang tamu karena atap di ruang lain rumahnya menganga.

Keluarga itu adalah pasangan suami-istri Kasmadi (52), dan Umiyati (35) warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae. Mereka tinggal bersama dua anaknya, yang masih duduk SMP dan sekolah dasar.

Pantauan di lokasi, Kamis (15/4), atap rumah yang mereka tinggali sudah ada yang ambrol. Empat ruangan pun tidak bisa digunakan karena sudah tidak ada gentengnya.

Tidak hanya itu, ruang belakang rumah tersebut pun harus disangga dengan bambu. Tampak atap rumah tersebut juga terpasang atap plastik.

Mereka pun terpaksa menggunakan ruang tamu untuk tempat tidur. Di ruang tamu itu terlihat ada lemari dan dua tempat tidur. Sedangkan ruang dapur hanya menggunakan atap seng seadanya.

Sekeluarga tinggal dalam rumah rusak parah di Desa Gondangmanis Kecamatan Bae Kudus, Kamis (15/4/2021).Sekeluarga tinggal dalam rumah rusak parah di Desa Gondangmanis Kecamatan Bae Kudus, Kamis (15/4/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)

Umiyati mengatakan suaminya merupakan pekerja bangunan yang memiliki penghasilan pas-pasan.

"Per bulan ya sekitar Rp 1 jutaan, ya dicukup-cukupkan. Kadang kurang. Suami juga tidak pasti kerja. Nabung tapi kan kebutuhan banyak," ujar Umiyati saat ditemui wartawan di lokasi, Kamis (15/4/2021).

Menurutnya kondisi rumah warisan keluarganya itu sudah rusak sejak pertama kali mereka tinggali pada tahun 2009 silam. Semakin berjalannya waktu, kerusakan semakin parah dan mereka tak punya biaya untuk memperbaikinya.

Sejumlah ruang di rumahnya pun tidak bisa digunakan. Saat hujan tidak jarang air masuk ke rumah.

Sekeluarga tinggal dalam rumah rusak parah di Desa Gondangmanis Kecamatan Bae Kudus, Kamis (15/4/2021).Sekeluarga tinggal dalam rumah rusak parah di Desa Gondangmanis Kecamatan Bae Kudus, Kamis (15/4/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)

"Kalau hujan ya air masuk. Itu sekarang kosong, tidak pernah ditempati. Tidurnya di ruang tamu. Ada empat orang, saya suami, dua anak," jelasnya.

Umiyati mengaku selama ini belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Padahal kedua anaknya saat ini tengah duduk sekolah, anak pertama duduk di kelas 7 SMP dan anak kedua duduk kelas 2 SD.

"Belum pernah dapat bantuan, belum pernah. Kemarin bantuan KIS (kartu Indonesia Sehat), kalau kayak PKH (Program Keluarga Harapan) semua belum pernah. Kemarin pandemi bantuan sembako. Saya tidak pernah dapat bantuan," kata Umiyati.

"Harapannya tolong dibantu kalau bisa, karena belum mampu," harapnya.

Kata Kepala Desa Gondangmanis terkait nasib keluarga tersebut...

Selanjutnya
Halaman
1 2