Terhalang Awan, Hilal Tidak Terlihat di Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 18:55 WIB
Prosesi pengamatan hilal di Bukit Syekh Bela Belu, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Senin (12/4/2021).
Prosesi pengamatan hilal di Bukit Syekh Bela Belu, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Senin (12/4/2021). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul -

Proses pengamatan hilal di Bukit Syekh Bela Belu, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dilakukan dengan tiga teropong. Hasilnya, hilal tidak tampak oleh semua peserta.

Ketua Badan Hisab Rukyat DIY, Muthoha Arkanuddin, menjelaskan pengamatan telah dilakukan berdasarkan waktu terbenamnya matahari. Proses pengamatan dilakukan pukul 17.39 WIB hingga 17.55 WIB.

"Tidak ada yang berhasil melihat hilal," kata Muthoha di Bukit Syekh Bela Belu, Bantul, Senin (12/4/2021).

Menurutnya, posisi hilal tidak tampak meski cuaca sore tersebut cukup cerah. Matahari menjelang sore masih tampak terik, meski saat akan terbenam sudah tertutupi awan.

"Posisi langit hari ini, saat matahari terbenam, terhalang awan yang tebal. Memang Yogyakarta ada yang menyebut daerah tak bisa melihat hilal. Tapi ini harus dibuktikan secara ilmiah," ujarnya.

"Walaupun di sini tak bisa melihat (hilal), tapi (pengamatan di lokasi lain) ada laporan yang melihat. Ini jadi bahan sidang isbat di Kementerian Agama," terang Muthoha.

Simak video 'Kemenag: Hilal Sudah Ada, Tinggi 3,59 Derajat':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/ams)