Puluhan Orang Penghuni Rutan Kudus Terpapar Corona

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 16:02 WIB
Sebanyak 25 penghuni Rutan Kudus positif Corona, Senin (5/4/2021).
Sebanyak 25 penghuni Rutan Kudus positif Corona, Senin (5/4/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Sebanyak 25 orang warga binaan di Rutan Kelas IIB Kudus, Jawa Tengah, terpapar virus Corona atau COVID-19. Mereka sedang menjalani isolasi mandiri karena kondisnya tak bergejala.

"Bahwa kami dengan Dinkes dan gugus tugas telah melaksanakan kerja sama dari dulu perihal dilakukan swab. Pada hari Senin (29/3) lalu itu dilakukan swab kepada seluruh pegawai dan warga binaan. Setelah selang dua hari hasilnya keluar, 95 persen, belum 3 persen seorang pegawai. Seperti disampaikan Dinas Kesehatan ada yang terpapar," kata Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Suprihadi, kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Senin (5/4/2021).

"Alhamdulillah kondisi sehat semua, sudah kita lakukan langkah-langkah sesuai protokol kesehatan, kita berikan vitamin, kita cek suhunya. Alhamdulillah tidak ada masalah," lanjutnya.

Suprihadi mengatakan ada sebanyak 25 warga binaan yang terkonfirmasi positif Corona sedang menjalani isolasi mandiri. Mereka ditempatkan ruang khusus selama sepekan ini.

"Ada 25 warga binaan, ada (total penghuni rutan) 145 warga binaan. Itu OTG (orang tanpa gejala) semua, dalam kondisi sehat," ungkapnya.

Suprihadi tidak mengetahui secara pasti bagaimana puluhan warga binaannya terpapar Corona. Sebab menurutnya protokol kesehatan sudah diterapkan secara ketat di Rutan Kudus.

"Jadi kita telah menerapkan prokes, pegawai sendiri dinyatakan negatif hasil swab. Tiba-tiba ada warga binaan, kita tidak tahu dari mana, yang jelas kami tahu (mereka) OTG, kita lakukan isolasi mandiri, kita lakukan selama 14 hari. Ini sudah sepekan. Hasil keluar kita lakukan tindakan, kita pisahkan jadikan satu kamar untuk isolasi mandiri," terang dia.

Dia menjelaskan sebelumnya terdapat satu warga binaan yang dirujuk ke rumah sakit karena sakit tifus. Setelah di-swab hasilnya ternyata positif Corona. Namun kata Suprihadi, belum bisa dipastikan puluhan orang lainnya tertular COVID-19 dari warga binaan tersebut.

"Sebelumnya (sebelum ada tes swab) memang ada warga binaan yang kita lakukan rujukan, karena dia kondisi sakit. Yang bersangkutan setelah dilakukan pemeriksaan dan laborat dari rumah sakit itu terpapar itu. Dua pekan yang lalu, 21 Maret 2021. Itu baru setengah bulan ditempati di sana, orang Kudus," jelasnya.

"Kami belum tahu (tertular dari mana), yang jelas dilakukan swab ada yang positif," lanjutnya.

Menurutnya bagi warga binaan baru wajib menjalani prokes secara ketat. Sebab, jika ada warga binaan baru dipastikan negatif terkonfirmasi COVID-19 terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke Rutan Kudus.

"Kalau positif, kejaksaan tidak ngirim. Warga binaan baru harus mandi di depan, masuk cuci tangan, cek suhu tubuh. Suhu tubuh di atas 37 kita pertimbangkan dulu. Kita kasih tahu hak-hak dia, kita tempatkan kamar khusus isolasi mandiri bagi narapidana yang baru masuk," ungkapnya.

Suprihadi menambahkan meski ada puluhan warga binaan terpapar Corona, pelayanan di Rutan Kudus tetap berjalan. Menurutnya protokol kesehatan di Rutan Kudus diperketat.

"Secara khusus Rutan Kudus tidak masalah, kegiatan berlangsung, kegiatan ibadah keagamaan, hanya orang yang isolasi mandiri kita tempatkan satu khusus," pungkas Suprihadi.

Simak juga 'Kasus Corona RI 4 April: Positif 6.731, Sembuh 9.663':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/rih)