Ini Tampang Direktur Syam Organizer Yogya yang Kantornya Digeledah Densus

Heri Susanto - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 15:25 WIB
Pengelola Syam Organizer di Kota Yogyakarta yang kantornya digeledah Densus 88.
Pengelola Syam Organizer di Kota Yogyakarta. (Foto: Istimewa)
Yogyakarta - Densus 88 menggeledah kantor Syam Organizer yang berada di Kumendaman, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Sedikit terkuak sosok pengelola Syam Organizer yang disebut telah ditangkap Densus.

Ketua RW 08 Kumendaman, Muji Raharjo, mengakui dirinya sempat bertemu dengan pria bernama Wahyu Hidayat saat mengurus izin. Itu terjadi 14 Agustus 2018 silam.

"Iya, dia yang datang ke sini berdua mengurus izin domisili," kata Muji saat ditunjukkan foto Wahyu Hidayat, ditemui di rumahnya, (5/4/2021).

Muji menjelaskan, saat itu Wahyu mengaku menyewa bangunan di Jalan Suryodiningratan No 605 untuk kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kemanusiaan. Mereka pindahan dari Jalan Sisingamangaraja, Kota Yogyakarta.

"Dari sana pindah ke sini," katanya.

Saat perkenalan itu, Muji tak menaruh curiga karena Wahyu beralasan sebagai LSM kemanusiaan yang menghimpun dan menyalurkan dana untuk kemanusiaan.

"Ngakunya LSM kemanusiaan. Itu kan baik. Mereka juga datang dengan baik-baik mau mengurus perizinan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kantor Syam Organizer di Jalan Suryodiningratan No 605, Kelurahan Kumendaman, Kemantren Mantrijeron, Yogyakarta, digeledah Densus 88 berkaitan dengan penangkapan Wahyu Hidayat.

Penggeledahan tersebut berlangsung pada Minggu (4/4) pukul 13.30-18.00 WIB. Ketua RT setempat, Setyo Karjono, yang ikut menjadi saksi penggeledahan itu mengungkap ada juga seorang perwakilan dari warga yang diminta menjadi saksi.

Dia menerangkan Densus 88 menggeledah semua ruangan yang ada di kantor Syam Organizer yang berlantai dua tersebut. Setyo menyebut barang yang disita Densus 88 dari kantor tersebut berupa satu truk penuh berisi dokumen, komputer, laptop, dan kaleng diduga kontak infak.

Sebelumnya, Densus 88 juga telah melakukan penggeledahan sebuah rumah di Jalan Kenanga, Kelurahan Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jateng, Jumat (2/4) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Saya tadi mengikuti terus (proses penggeledahan). Suaminya (kata istrinya) saat ngobrol dengan polisi sudah ditangkap di Yogya, jadi tadi hanya penggeledahan," kata Harisun, Ketua RT 9 setempat kepada wartawan, Jumat (2/4).

Harisun menyebutkan penggeledahan dilakukan tim Densus 88 yang dijaga polisi bersenjata. Beberapa warga sempat mengambil gambar aktivitas penggeledahan, lalu didatangi dan diminta menghapus.

Harisun mengatakan rumah tersebut dihuni keluarga pasangan inisial WH (Wahyu Hidayat) dan SQ.

"Dia di sini baru, belum ada dua tahun. Kalau kegiatan RT tidak pernah ikut. Suaminya jarang pulang, tahunya hanya jualan herbal dan buah-buahan," ujarnya.

"Saya sendiri belum pernah ketemu, kalau istri sudah lapor (ke RT)," lanjut dia.

Kapolresta Banyumas Kombes Firman Lukmanul Hakim tidak bersedia memberikan keterangan terkait kegiatan penggeledahan itu. Dia mengatakan bahwa Densus 88 hanya menghubungi untuk meminta tolong dibantu untuk olah TKP.

"Makanya saya kirim tim identifikasi, tim identifikasi bekerja atas petunjuk dari Densus, makanya yang masuk hanya tim identifikasi dan Densus. Saya dan Kasat Serse, Kasat Intel dan segala macam di luar," kata Firman, Jumat (2/4).

Simak juga video 'Momen Densus 88 Geledah Ponpes di Sleman':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/mbr)