Round-Up

Terungkapnya Misteri Temuan Mayat Wanita Muda di 2 TKP Kulon Progo

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Minggu, 04 Apr 2021 10:09 WIB
The dead womans body. Focus on hand
Ilustrasi mayat wanita (Foto: Thinkstock)
Kulon Progo -

Misteri penemuan mayat wanita muda penuh luka di depan wisma dan berkaki palsu di kantor Dermaga Wisata Pantai Glagah, Temon, Kulon Progo akhirnya terkuak. Kedua korban berusia sekitar 20 tahun itu merupakan korban pembunuhan.

Kasus dua pembunuhan sadis ini terungkap dari penemuan mayat wanita muda berkaki palsu Takdir Sunariati (21) di kawasan Dermaga Pantai Glagah, Jumat (2/4). Pelaku pembunuhan ini diketahui berinisial NAF (22) warga Tawangsari, Pengasih, Kulon Progo.

Mayat perempuan berkaki palsu ditemukan dua pemancing bernama Deni Ariyanto (23) dan Bima Yuda (21) warga Temon, Kulon Progo, Jumat (2/4) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Kedua saksi ini masuk ke dermaga menggunakan senter, kemudian melihat ada kaki selonjor, lalu tanya sama pemancing lain ternyata tidak mengetahui hal itu. Karena penasaran mereka kemudian mengecek kembali ke dalam (bangunan dermaga) dan melihat ada sosok perempuan dalam kondisi terlentang dan tidak bergerak," kata Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko, Jumat (2/4/2021).

Setelah penemuan itu PMI, Polres dan unsur terkait di Kulon Progo mengevakuasi jasad wanita muda tersebut ke RSUD Wates untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka bagian luar berupa memar pada kepala sisi kanan dan dua luka memar pada telapak tangan kanan.

"Disimpulkan penyebab kematian adalah kekerasan tumpul pada kepala sisi atas kanan yang mengakibatkan pendarahan bilik otak dan memar batang otak, sehingga menyebabkan penekanan pusat pernafasan sehingga mati lemas," terang Kasubbag Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jefri kepada wartawan Sabtu (3/4).

Dari kasus tersebut, polisi lalu menggali keterangan dari keluarga korban. Temuan kekerasan pada jasad wanita muda itu menjadi petunjuk polisi untuk menguak dugaan pembunuhan.

"Kami telah mengarahkan tim Identifikasi agar pemeriksaan lebih detail, sebab adanya kejanggalan pada lokasi penemuan mayat di mana gedung adalah kantor dermaga yang semua ruangan tertutup dan terkunci sehingga patut diduga korban tidak ada kepentingan masuk gedung tersebut," ucap Jeffri.

Petunjuk datang dari salah seorang teman korban. Sesaat sebelum meninggalkan rumah pada Jumat (2/4) sore, korban rupanya pamit kepada temannya lewat WhatsApp jika akan pergi dengan teman pria berinisial NAF.

"Salah satu saksi (teman korban) melakukan komunikasi WA dengan korban, di situ korban menjawab sedang pergi dengan laki-laki yang selanjutnya diketahui bernama NAF," terang Jefri.

Lihat juga video 'Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Saluran Irigasi di Pinrang':

[Gambas:Video 20detik]



Selengkapnya soal kasus pembunuhan di Kulon Progo ini...

Selanjutnya
Halaman
1 2