Terpopuler Sepekan

Wafatnya Adik Sultan HB X, Sosok Rujukan Soal Tanah Kasultanan Yogya

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 03 Apr 2021 12:25 WIB
Yogyakarta -

Adik kandung tertua Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto wafat pada Rabu (31/3) pagi. Sosok pria yang sering dipanggil Gusti Hadi tersebut selama ini dikenal sebagai rujukan informasi terkait tanah kasultanan Yogyakarta.

Wafat di RSUP Dr Sardjito karena serangan jantung pada usianya yang ke-72 tahun, Hadiwinoto merupakan anak Sri Sultan HB IX dengan istri keduanya, Kanjeng Raden Ayu (KRAy). Hadiwinoto selama ini juga menjabat sebagai Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Parasraya Budaya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengungkap sosok Hadiwinoto bak kamus terkait informasi tanah kasultanan Yogyakarta.

"Penguasaan di bidang (pertanahan) beliau sangat mumpuni sehingga menjadi kamus bagi kami tentang informasi pertanahan khususnya tanah kasultanan sehingga tentu kami merasa sangat kehilangan beliau, karena untuk cari sosok seperti beliau tidak mudah," kata Aji kepada wartawan, Rabu (31/3/2021).

Setelah disemayamkan di rumah duka Jalan Kenari, Gg Tanjung, Yogyakarta, jenazah Hadiwinoto dimakamkan keesokan harinya. Sang kakak, Sri Sultan HB X tak tampak melayat dan urung melepas jenazah Hadiwinoto untuk diberangkatkan ke pemakaman.

Ketidakhadiran Sultan HB X dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Administrasi, Biro Umum dan Humas Iswanto, Kamis (1/4). Iswanto mengungkap Sri Sultan HB X tak jadi melepas jenazah adiknya karena menghadiri acara BKKBN di kompleks Kepatihan DIY. Pelepasan jenazah dilaksanakan oleh puteri tertua Sultan HB X yakni Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi.

Tiga puteri Sultan HB X lainnya yakni GKR Condrokirono, GKR Hayu dan GKR Bendoro juga tampak hadir di rumah duka saat itu.

Jenazah Hadiwinoto dimakamkan makam keluarga Hastorenggo, Kotagede, Yogyakarta. Padahal sebagai putera Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dia berhak dikebumikan di pemakaman keluarga raja dinasti Mataram di Imogiri, Bantul.

Adik titi Sri Sultan HB X, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo menjelaskan, Makam Imogiri yang telah berumur ratusan tahun, sudah penuh. Perlu untuk perluasan agar bisa menampung jenazah baru.

Selain jenazah Hadiwinoto, lanjut Prabukusumo, adik kandung Sri Sultan HB X lainnya yakni GBPH Joyokusumo yang meninggal pada 2013 juga dimakamkan di tempat yang sama.

Prabukusumo juga mengungkap sikap Hadiwinoto yang menolak sabda dan dhawuh Raja yang membuat hubungan keluarga Keraton Yogyakarta memanas pada 2015 silam.

(sip/sip)