UGM Gelar Kuliah Tatap Muka Pertengahan Agustus

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 29 Mar 2021 13:47 WIB
Rektor UGM Prof Panut Mulyono di kompleks Kepatihan Yogya, Senin (29/3/2021).
Rektor UGM Prof Panut Mulyono di kompleks Kepatihan Yogya, Senin (29/3/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Universitas Gadjah Mada (UGM) berencana menggelar kuliah tatap muka pada pertengahan Agustus 2021. Sebab saat ini seluruh tenaga pendidik UGM telah menjalani vaksinasi COVID-19.

"Tatap muka itu yang pasti kita rencanakan pertengahan Agustus, kita mulai semester baru 2021/2022," kata Rektor UGM Prof Panut Mulyono saat ditemui wartawan di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, Senin (29/3/2021).

Terkait teknis pelaksanaan perkuliahan secara tatap muka, Panut menyebut menerapkan sistem campuran. Di mana perkuliahan akan digelar secara daring dan luring.

"Itu kuliah blended, campuran yang kita laksanakan. Tapi saat ini praktikum, kemudian penelitian di laboratorium sudah kita laksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat," ucapnya.

Terkait alasan UGM mantap menggelar kuliah tatap muka secara terbatas, Panut menyebut karena seluruh tenaga pendidik telah menjalani vaksinasi COVID-19.

"Karena alhamdulilah tenaga pendidikan sudah menjalani vaksinasi sehingga kita lebih mantap untuk persiapan kuliah campuran" ucapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Djagal Wiseso menambahkan kuliah tatap muka akan mempertimbangkan kondisi jumlah kasus COVID-19 seusai Lebaran.

Jika jumlah kasus positif COVID-19 meningkat pasca-Lebaran, maka pelaksanaan kegiatan kuliah tatap muka akan diundur pada bulan Oktober atau November.

"Jadi kita siapkan dua skenario," kata melalui keterangan tertulis kepada wartawan.

Selanjutnya, mahasiswa UGM yang akan mengikuti kuliah tatap muka diminta membawa surat persetujuan dari orang tua atau wali mahasiswa. Untuk tahap awal ini, mahasiswa yang diperbolehkan ikut kuliah tatap muka diprioritaskan bagi yang berdomisili di sekitar DIY dan Jawa Tengah.

"Untuk kuliah luring ini kita lakukan bertahap dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan," ucapnya.

Di samping menyertakan surat persetujuan orang tua, mahasiswa yang ikut kuliah luring akan diperiksa dengan GeNose. "Secara periodik kita lakukan pemeriksaan dengan GeNose," katanya.

(sip/ams)