Klarifikasi Gibran soal Viral Duduk di Meja Depan Menteri PUPR

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 29 Mar 2021 12:51 WIB
Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka saat berdiskusi dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sabtu (27/3/2021). Foto ini disorot karena Gibran tampak duduk lebih tinggi dibandingkan Basuki yang lebih tua.
Foto saat Gibran ngobrol dengan Sardono dana Basuki di Solo. (dok Humas Pemkot Solo)
Solo -

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, bicara soal kabar viral yang menyebut dia duduk di atas meja di depan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Ditemui di MAN 1 Solo, Gibran menjelaskan bahwa yang dia duduki bukanlah meja. Basuki pun bukan duduk di kursi. Mereka sama-sama duduk di kursi penonton.

"Itu kan bukan meja. Itu kursi yang berundak gitu lho, kaya tribune," kata Gibran kepada wartawan, Senin (29/3/2021).

Dia juga menjelaskan bahwa saat itu dia tidak berencana duduk di tempat itu. Namun oleh Menteri Basuki, Gibran diminta duduk di tempat yang lebih atas.

"Diminta Pak Basuki, 'Mas, di sini saja biar kelihatan mubeng (melingkar)'," ujarnya menirukan ucapan Basuki saat itu.

Diberitakan sebelumnya, dalam foto dan video yang viral, terlihat Gibran duduk di level yang lebih atas dibandingkan Basuki dan seniman Sardono W Kusumo. Saat itu mereka tengah berada di MasDon Art Center milik Sardono.

Berita viral menuliskan bahwa Gibran duduk di atas meja, sedangkan Basuki di kursi. Berita lainnya menyebut secara frontal bahwa Gibran tidak beradab.

Dihubungi detikcom, Sardono menegaskan bahwa kabar viral tersebut salah. Dia menjelaskan bahwa tempat yang diduduki Gibran bukanlah meja, melainkan kursi penonton pertunjukan seni di MasDon Art Center.

"Itu bukan meja. Itu tempat duduk penonton untuk acara pertunjukan seni. Justru tempat duduk di bawah itu biasa dipakai tamu undangan," kata Sardono saat dihubungi detikcom, Minggu (28/3/2021).

Dia pun menjelaskan awal mula Gibran Rakabuming Raka duduk di atas. Justru Gibran duduk di atas karena diminta oleh Menteri Basuki.

"Jadi awalnya itu Mas Gibran malah mau duduk di samping Pak Basuki. Sama Pak Basuki diminta duduk di atas situ, karena kita mau diskusi," ujar dia.

(mbr/sip)