Viral Gibran Duduk di Atas Meja Depan Menteri Basuki, Begini Faktanya

ADVERTISEMENT

Viral Gibran Duduk di Atas Meja Depan Menteri Basuki, Begini Faktanya

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 21:24 WIB
Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka saat berdiskusi dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sabtu (27/3/2021). Foto ini disorot karena Gibran tampak duduk lebih tinggi dibandingkan Basuki yang lebih tua.
Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka saat berdiskusi dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sabtu (27/3/2021). Foto ini disorot karena Gibran tampak duduk lebih tinggi dibandingkan Basuki yang lebih tua. (Foto: dok. Humas Pemkot Solo)
Solo -

Sebuah kabar viral memberitakan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, duduk di atas meja di depan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang duduk di bawahnya. Gibran bahkan disebut tak beradab karena memposisikan duduk lebih tinggi dibandingkan Basuki. Bagaimana faktanya?

Dalam foto dan video yang viral, terlihat Gibran duduk di level yang lebih atas dibandingkan Basuki dan seniman Sardono W Kusumo. Saat itu mereka tengah berada di MasDon Art Center milik Sardono. Foto tersebut diambil pada Sabtu (27/3) kemarin di sela kunjungan Basuki ke Solo untuk meninjau Taman Balekambang.

Dalam berita viral menulis bahwa Gibran duduk di atas meja, sedangkan Basuki di kursi sehingga Gibran tampak duduk lebih tinggi. Berita lainnya bahkan menyebut jika Gibran tidak beradab karena duduk di atas meja di depan Menteri Basuki.

Saat dihubungi detikcom, Sardono menegaskan kabar viral tersebut salah. Dia menjelaskan tempat yang diduduki Gibran bukanlah meja, melainkan kursi penonton pertunjukan seni di MasDon Art Center yang memang berlevel. Ketinggian kursi penonton semakin ke depan semakin rendah.

"Itu bukan meja. Itu tempat duduk penonton untuk acara pertunjukan seni. Justru tempat duduk di bawah itu biasa dipakai tamu undangan," kata budayawan kenamaan tersebut saat dihubungi detikcom, Minggu (28/3/2021) malam.

Sardono lalu menjelaskan awal mula Gibran duduk di atas. Ternyata Gibran duduk di atas karena diminta oleh Basuki.

"Jadi awalnya itu Mas Gibran malah mau duduk di samping Pak Basuki. Sama Pak Basuki diminta duduk di atas situ, karena kita mau diskusi," ujar Sardono.

Sardono secara pribadi menilai posisi Gibran di atas bukan bermaksud tidak sopan. Situasi saat itu pun berlangsung cair.

"Saya nggak merasa (tidak sopan) kok. Itu suasananya cair, kita sedang diskusi, nggak ada masalah sebenarnya," pungkasnya.

(ams/mbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT