UNS Siap Kuliah Tatap Muka, Tinggal Tunggu Izin Pemkot Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 15:12 WIB
Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo hentikan aktivitas di kawasan kampus akibat virus Corona. Seperti apa suasana di kampus itu saat tutup sementara?
Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. (Foto: Agung Mardika/detikcom)
Solo -

Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menyatakan siap untuk menggelar kuliah tatap muka secara bertahap. Namun saat ini pihaknya masih belum mendapatkan izin dari Pemkot Solo melalui Gugus Tugas Penanganan COVID-19.

Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho mengatakan dirinya sudah mengajukan izin menggelar kuliah tatap muka sejak Desember 2020 lalu. Hingga saat ini, izin tersebut belum disetujui.

"Saat itu kan ada surat keputusan bersama 4 menteri yang memperbolehkan kelas tatap muka mulai semester genap. Tanggal 23 Desember 2020 itu saya ajukan, beberapa waktu lalu saya ajukan lagi, tapi belum disetujui," kata Jamal saat dijumpai di UNS, Rabu (24/3/2021).

Menurutnya, pemberlakuan kuliah tatap muka pada tahap awal akan dimulai untuk sebagian mahasiswa sebagai tahap uji coba. Dia pun telah menyiapkan segala sarana dan prasarana untuk menjalankan protokol kesehatan.

"Kita coba dulu misalnya saja mahasiswa di semester akhir atau semester 2 atau membuka dengan praktikum dulu. Nanti dibagi dua kelas. Itu pun orang tua harus setuju," ujar dia.

Jamal pun mengapresiasi langkah Pemkot Solo yang akan memvaksinasi dosen-dosen UNS. Guru besar Fakultas Hukum UNS itu berharap kuliah tatap muka bisa segera dimulai setelah vaksinasi tuntas.

"Saya sangat setuju tindak lanjut persiapan untuk itu divaksin dulu, sangat setuju. Sudah banyak mahasiswa yang rindu kembali ke kampus. Saya juga rindu mahasiswa-mahasiswi kita di kampus lagi," ujarnya.

Terpisah, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menginginkan perguruan tinggi juga memulai kuliah tatap muka. Sebelum itu, dia akan memvaksin dosen pada Kamis (25/3) besok.

"Nanti SMA sama perguruan tinggi juga kita ingin percepat, tapi nanti bertahap. Yang penting dosen divaksin dulu," kata Gibran singkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan vaksinasi dosen akan dimulai untuk UNS Solo. Ada sekitar 300 orang yang akan divaksin pada tahap pertama.

"Karena vaksin ini kan masih terbatas jadi diutamakan dulu yang di pelayanan-pelayanan yang berhadapan dengan masyarakat. Kemudian sesuai dengan kebijakan pemerintah adalah lansia," kata Siti.

(rih/sip)