Wow! Sumber Air di Karanganyar Ini Bisa Terbakar

Andika Tarmy - detikNews
Sabtu, 20 Mar 2021 13:06 WIB
Karanganyar -

Fenomena sumber air yang bisa terbakar jika disulut api ditemukan di Dusun Dukuh, Desa Krendowahono, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Selain itu, airnya yang berasa asin juga dipercaya warga berkhasiat menyembuhkan penyakit.

Sumber air yang bisa terbakar tersebut berada di halaman rumah milik warga, Solihin (54). Sumber air ini merupakan bekas sumur bor yang tidak jadi digunakan karena airnya tidak layak konsumsi.

Dari luar, terlihat pipa sepanjang sekitar 60 sentimeter. Di ujung pipa, air terus menerus mengalir keluar.

Secara sepintas tidak ada bau menyengat yang keluar dari air tersebut. Namun setelah dicicipi, airnya berasa asin.

"Awalnya memang dari pihak desa melakukan pengeboran sumur dalam untuk mencari sumber air bersih, bulan September 2019 lalu. Dari pengeboran di enam titik berbeda, dua sumur berhasil mengeluarkan air, salah satunya sumur yang ada di halaman rumah saya ini," ujar Solihin, saat ditemui detikcom di rumahnya, Sabtu (20/3/2021).

Pembuatan sumur bor tersebut dilakukan wilayah Dusun Dukuh karena saat itu belum ada sumber air, sehingga warga kesulitan mengakses air bersih. Selama ini warga menggantungkan pada saluran Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) ataupun membeli air isi ulang.

"Pamsimas juga airnya kapurnya tinggi sehingga hanya bisa untuk mandi. Kalau untuk masak kita beli air galon isi ulang," ucapnya.

Sumur bor di halaman rumah Solihin tersebut memiliki kedalaman sekitar 120 meter. Meskipun berhasil mengeluarkan air, ternyata kualitas air di sumur tersebut tidak layak dikonsumsi.

"Airnya rasanya asin, meskipun secara bau memang tidak terlalu menyengat. Karena tidak layak konsumsi, sumur dibiarkan mengalir begitu saja," terangnya.

Sumur bor mengeluarkan air yang bisa terbakar jika disulut api, Sabtu (20/3/2021).Sumur bor mengeluarkan air yang bisa terbakar jika disulut api, Sabtu (20/3/2021). Foto: Andika Tarmy/detikcom

Selang beberapa waktu, lanjut Solihin, air yang mengalir dari lubang sumur bor tersebut semakin lama semakin deras. Belakangan diketahui, air yang keluar dari sumur tersebut bisa terbakar jika disulut api.

"Awalnya itu anak-anak muda itu iseng, malam-malam mau lihat sumber airnya. Karena gelap, mereka menyalakan korek. Ternyata menyambar dan timbul apinya," kata Solihin.

Hingga kini, sumber air tersebut masih bisa terbakar jika disulut api. Namun nyala api yang keluar tidak begitu besar, dan masih mudah dipadamkan dengan ditiup ataupun disiram air.

"Ya kalau saya, api ini saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pagi untuk masak nasi, dan sore untuk merebus air sekedar untuk ngopi," imbuhnya.

Agar bisa digunakan untuk memasak, Solihin memasangkan empat buah kaki-kaki besi di ujung pipa. Alat masak kemudian diletakkan di atasnya selayaknya kompor.

"Memang apinya tidak besar, tapi lumayan bisa sedikit menghemat biaya gas. Kalau hasil masakannya baik-baik saja, tidak ada bau apapun," ungkapnya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2