Penampakan Green House Rp 2 M dari Penyelewengan Bansos Corona Banyumas

ADVERTISEMENT

Penampakan Green House Rp 2 M dari Penyelewengan Bansos Corona Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 11:32 WIB
Lokasi green house yang diduga dibangun dari duit penyelewengan bansos Corona senilai Rp 2,1 miliar. Green house ini berlokasi di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Banyumas.
Green house yang diduga dibangun dari penyelewengan bansos Corona senilai Rp 2,1 miliar. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)

Dia mengungkapkan yang bertanggung jawab di lapangan selama pembangunan green house tersebut adalah AM. Pihaknya hanya diminta menjadi konsultan pembangunan dan penanaman pohon melon dan sayuran di dalam green house tersebut.

"Nantinya untuk tujuan edukasi dan lain-lain, yang saya tahu itu. Nanti ada pendampingannya juga untuk petaninya. Nah yang kelompok taninya saya tidak tahu itu. Tahunya kan setelah ada kasus ini, kok ada kelompok taninya banyak banget, sebelumnya tidak tahu," ucapnya.

Green house dari penyelewengan Bansos Corona di BanyumasGreen house dari penyelewengan Bansos Corona di Banyumas (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)

Dengan adanya kasus tersebut, pihaknya mengaku rugi, pasalnya dari total anggaran pembangunan green house senilai Rp 1,9 miliar, uang yang sudah masuk untuk pembelian material, baru Rp 1,4 miliar.

"Pembayaran dari mereka yang sudah masuk Rp 1.450.000.000, ya itu dari total pembangunan 1.920.000.000, cuma uang yang Rp 470 juta itu yang belum. Kan per meter 640 ribu dikali 3.000 meter persegi. Uang yang sudah dikasih Rp 1.450.000.000, kurang Rp 470 juta," ujarnya.

Meskipun demikian, pihaknya mengaku sudah memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Purwokerto terkait kasus tersebut. Pihaknya juga membeberkan total anggaran untuk pembangunan dan kekurangan yang belum diberikan.


(mbr/sip)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT