Dilaporkan Sering Kejar Perempuan, Seekor Monyet Ditangkap di Karanganyar

Andika Tarmy - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 17:00 WIB
Kera liar bikin resah yang ditangkap di Karanganyar, Rabu (17/3/2021).
Kera liar bikin resah yang ditangkap di Karanganyar, Rabu (17/3/2021). (Foto: dok Relawan Sejuk Jumantono)
Karanganyar -

Petugas Damkar dan relawan menangkap seekor kera liar di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah. Kera berwarna abu tersebut ditangkap akibat sering mengejar warga terutama perempuan hingga keberadaannya dianggap meresahkan.

"Kera itu di permukiman warga, di desa sering mengganggu orang lewat terutama perempuan, biasanya dikejar," ujar petugas Damkar Kabupaten Karanganyar, Agus Nipong, saat dihubungi detikcom, Rabu (17/3/2021).

Agus menyebut, kera tersebut cenderung agresif. Hal ini dimungkinkan karena kera ini dalam masa birahi.

"Kalau laporan warga digigit belum pernah. Hanya kalau ada warga yang lewat terutama perempuan pasti dikejar. Ini kemungkinan keranya sedang birahi sehingga agresif," terangnya.

Warga yang merasa resah dengan keberadaan kera liar ini, kemudian menghubungi petugas. Proses penangkapan kera pun berlangsung hari ini.

"Kemarin dilapori teman relawan Jumantono minta bantuan untuk evakuasi kera itu. Terus tadi malam dapat info kalau keranya masih di situ, terus kita tadi meluncur ke sana. Petugasnya tadi ada Damkar, Komunitas Omah Ulo, sama Relawan Sejuk Jumantono," imbuhnya.

Proses evakuasi kera tersebut memakan waktu sekitar empat jam. Dipancing menggunakan makanan, kera itu akhirnya berhasil ditangkap menggunakan tali tambang.

"Itu tadi kita pakai tambang kita jerat. Prosesnya empat jam, agak lama untuk mancing dia pakai makanan. Tadi posisinya dia di atas pohon karet. Akhirnya tadi bisa kita jerat, kena tangannya," terangnya.

Kera tersebut, lanjut Agus, diduga pernah dipelihara seseorang. Hal ini terlihat dari adanya kalung yang terpasang di leher binatang tersebut.

"Itu kayaknya pernah dipelihara terus lepas atau dilepas sama yang punya, saya nggak tahu. Tadi ada kalungnya, mau kita lepas nggak bisa karena terbuat dari baja," ungkapnya.

Usai ditangkap, kera tersebut kemudian diamankan ke Polsek Jumantono. Rencananya kera liar ini akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Ini tadi tak taruh di Polsek Jumantono, biar nanti Polsek yang menghubungi BKSDA. Karena itu haknya BKSDA," pungkasnya.

(sip/rih)