5 Pedagang Pasar di Karanganyar Meninggal Kena Corona, 225 Orang Dites Antigen

Andika Tarmy - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 14:00 WIB
Ratusan pedagang Pasar Jambangan, Karanganyar mengikuti tes antigen massal, Rabu (17/3/2021).Hal ini sebagai buntut lima pedagang di pasar tersebut yang dinyatakan meninggal terkonfirmasi positif virus Corona.
Ratusan pedagang Pasar Jambangan, Karanganyar mengikuti tes antigen massal, Rabu (17/3/2021) (Foto: dok Camat Mojogedang)
Karanganyar -

Ratusan pedagang Pasar Jambangan, Karanganyar, Jawa Tengah, menjalani tes swab antigen, hari ini. Hal ini sebagai tindak lanjut meninggalnya lima pedagang pasar dalam kondisi positif terpapar virus Corona atau COVID-19.

"Hari ini ada 225 pedagang yang menjalani tes swab antigen. Tesnya dilakukan di pasar," ujar Kepala Pasar Jambangan, Suwadi, saat dihubungi detikcom, Rabu (17/3/2021).

Suwadi menyebut, tes swab antigen ini sengaja digelar di pasar. Sebab, banyak pedagang yang cenderung enggan jika diminta datang ke Puskesmas untuk mengikuti tes.

"Permasalahannya gini, kan dulu sudah didata khususnya untuk warga Desa Pereng yang jadi pedagang Pasar Jambangan. Disuruh swab PCR ke Puskesmas ternyata dari yang daftar 56 orang, yang datang hanya tujuh orang. Akhirnya kita jemput bola (tes) ke pasar," terangnya.

Suwadi menyebut tes antigen ini dilakukan sebagai tindak lanjut temuan kasus positif di Pasar Jambangan. Secara bertahap seluruh pedagang Pasar Jambangan akan dilakukan tes.

"Ini belum semua. Nanti katanya ada tahap kedua. Tadi jalannya tes lancar, meskipun kita harus greteh (terus mengingatkan) kepada para pedagang. Tidak ada pedagang yang menolak, karena tadi juga diawasi Satpol PP, polisi dan Koramil," imbuhnya.

Suwadi melanjutkan, dari total 581 pedagang Pasar Jambangan, baru 7 pedagang yang mengikuti swab PCR dan 225 pedagang mengikuti swab antigen. Sisanya akan dilakukan tes di tahap kedua.

"Sisanya nunggu dari Puskesmas nanti kapan. Paling tidak saat ini sudah 50 persen yang dites. Alhamdulilah tadi hasil swab antigennya negatif semua," jelasnya.

Dihubungi secara terpisah, Camat Mojogedang, Eko Joko Iswanto menyampaikan, rapid swab antigen dilakukan untuk memastikan tidak ada kasus baru COVID-19 di Pasar Jambangan. Sebelumnya operasional pasar juga sempat ditutup dua hari untuk dilakukan sterilisasi.

"Untuk meyakinkan pedagang, dengan dibukanya kembali pasar, memberikan keyakinan kepada mereka bahwa di situ sudah layak dibuka dan tidak ada yang terkonfirmasi," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, lima pedagang Pasar Jambangan, Desa Pereng, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah, meninggal dunia dalam kondisi positif terpapar virus Corona atau COVID-19. Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM (Disdagnarkerkop dan UMKM) Kabupaten Karanganyar, tengah fokus melakukan sterilisasi pasar usai resmi melakukan penutupan pasar selama dua hari, 8-9 Maret.

"Inggih (iya), ada lima pedagang (Pasar Jambangan) positif COVID yang meninggal," ujar Kepala Disdagnakerkop dan UMKM, Martadi, saat dihubungi detikcom, Senin (8/3).

Namun Martadi belum dapat memberikan informasi lebih detail terkait meninggalnya kelima pedagang tersebut. Dirinya mengatakan, kelima pedagang ini meninggal dalam rentang waktu dua pekan terakhir.

"Rentangnya dua mingguan. Informasi yang saya terima, kelima pedagang tersebut komorbid (memiliki penyakit bawaan), usianya juga sudah lanjut," urainya.

(ams/sip)