Round-Up

7 Fakta di Balik Heboh Temuan Jenglot di Kudus yang Ternyata Palsu

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 08:19 WIB
Penampakan jenglot yang dibedah di Kudus
Penampakan jenglot palsu yang dibedah di Kudus. (Foto: Dok Yayasan Menara Kudus)
Kudus -

Sebuah jenglot ditemukan di makam keramat Kudus, Jawa Tengah menghebohkan warga. Ternyata jenglot itu palsu dan dibuat dari gabus. Berikut 7 fakta jenglot palsu yang ditemukan di Kudus.

1. Sempat disimpan di Menara Kudus
"Kami dihubungi koordinator punden dan belik Kecamatan Kota yang mendapatkan keluhan dari pemangku Punden Buyut Akasah, Desa Burikan Kecamatan Kota. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, berdasarkan kesepakatan pemangku, benda tersebut disimpan di Menara Kudus," kata Humas Yayasan Menara Kudus, Denny Nur Hakim dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (7/3).

2. Didatangkan ahli untuk memeriksa keaslian jenglot
Denny mengatakan setelah perayaan ta'sis pihak menara mendatangkan ahli untuk menelusuri kebenaran jenglot yang ditemukan di makam Buyut Akasah Desa Burikan.

"Setelah acara perayaan ta'sis Masjid Menara selesai kami menghadirkan seorang ahli untuk mencari tahu apa sebenarnya benda yang ditemukan tersebut," ujar Denny.

3. Bentuk fisik cukup menyeramkan
Menurutnya jenglot yang ditemukan tersebut secara sekilas menyeramkan. Apa lagi pemberitaan sebelumnya juga membuat heboh warga.

"Dilihat dari penampakan fisik bentuknya memang cukup menyeramkan, sebagaimana ditulis oleh banyak media," terangnya.

4. Ada kejanggalan karakteristik sampai metafisiknya
Dia menjelaskan setelah dilakukan pencermatan ternyata ada kejanggalan terhadap jenglot tersebut. Mulai dari karakteristik sampai dengan metafisiknya.

"Namun jika diperhatikan lebih cermat lagi, ada beberapa kejanggalan yang muncul, mulai dari karakteristik fisik sampai yang metafisik," sambungnya.

5. Ternyata jenglot palsu itu terbuat dari gabus
Pihaknya pun membedah jenglot tersebut. Ternyata jenglot itu hanya sebuah karya seni dan palsu. Seperti tubuhnya dari gabus.

"Setelah mencermati beberapa saat, sang ahli memastikan bahwa benda tersebut adalah benda buatan, lalu dibuktikan dengan cara membedahnya. Ternyata benda tersebut hanyalah sebuah karya seni. Tubuhnya dari gabus," ujar Denny.

6. Kulit dari jok, rambut dari wig, sampai warna merah dari pewarna
"Lalu kulitnya dari jok, rambutnya dari salon, giginya dari kawat, tulangnya dari tulang kambing, dan warna merah mulutnya adalah cairan zat pewarna dari botol plastik di dalam perutnya yang disambung selang ke arah mulut," sambung Denny.

7. Jenglot akhirnya dibakar
Denny menambahkan akhirnya jenglot palsu tersebut dibakar untuk menghindari fitnah. Pihak yayasan pun mengimbau kepada masyarakat agar jika menemukan benda mirip jenglot tidak heboh. Masyarakat diimbau agar melaksanakan agama secara benar.

"Untuk menghindari fitnah, benda tersebut kemudian dibakar hingga musnah. Sebagai pengurus perhimpunan punden dan belik (P3B), kami berharap kepada semua pihak untuk menjalankan agama secara benar, tetap merawat khazanah peradaban para wali, selalu menghargai sesepuh dan memayu kanthi laku leluhur," tambah Denny.

Lihat juga video 'Penemuan 2 Jenglot Gegerkan Warga Sragen':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)