Gunung Merapi Erupsi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1 Km Malam Ini

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 20:52 WIB
Gunung Merapi erupsi malam ini, Sabtu (27/2/2021).
Gunung Merapi erupsi malam ini, Sabtu (27/2/2021). (Foto: dok BPPTKG)
Sleman - Gunung Merapi kembali erupsi malam ini. Awan panas guguran erupsi Gunung Merapi mengarah ke sektor barat daya.

"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi tanggal 27 Februari 2021 pukul 19.56 WIB," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangannya, Sabtu (27/2/2021).

Ia menjelaskan awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 28 milimeter dan durasi 99 detik.

"Dengan durasi itu estimasi jarak luncur 1.000 meter ke arah barat daya," jelasnya.

Lebih lanjut, berdasarkan laporan pengamatan hari ini pukul 12.00 hingga 18.00 WIB teramati asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 300 meter di atas puncak Gunung Merapi.

"Selain asap, pada periode itu teramati 1 kali guguran dengan jarak luncur 600 meter ke arah barat daya," ungkapnya.

BPPTKG juga mencatat kegempaan Merapi selama periode enam jam. Hasilnya ada 28 kali gempa guguran dan 2 kali gempa hembusan.

"Saat ini status Gunung Merapi di level Siaga," tegasnya.

Oleh karena itu, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi. (sip/sip)