Terciduk, Mantan Baby Sitter Banting Setir Jadi Pengedar Sabu di Yogya

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 12:34 WIB
Polda DIY merilis kasus narkoba dari periode Januari-Februari 2021, Kamis (25/2/2021).
Polda DIY merilis kasus narkoba periode Januari-Februari 2021. (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menangkap mantan baby sitter berinisial EP (38). Perempuan asal Kebumen, Jawa Tengah itu ditangkap karena mengedarkan sabu di Yogyakarta.

Dirresnarkoba Polda DIY Kombes Ary Satriyan menjelaskan kasus ini berawal dari penangkapan SN (42) yang merupakan satu jaringan dengan EP. Dari tangan EP ini polisi menemukan 34,4 gram sabu.

"Awal penangkapan di Yogyakarta, tersangka SN ditangkap di Yogya dan mengedarkan di Yogya. Barang bukti katanya dari Kebumen dan kami telusuri kemudian bisa menangkap EP di Kebumen," kata Ary saat rilis kasus di Mapolda DIY, Sleman, Kamis (25/2/2021).

Ary menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua tersangka mendapat barang terlarang itu dari orang yang sama berinisial A dari Purwokerto. Saat ini A yang berperan sebagai pemberi perintah pengiriman narkoba masih buron.

"(Sabu) didapat dari inisial A masih buron di Purwokerto. SN mengedarkan di Yogya dan EP di Kebumen," jelasnya.

"Barangnya dari A, dia (tersangka) juga tidak tahu A dapat dari mana. Dia kasih alamat ambil di sini. Perintah (sabu) jual ke mana juga dari A," paparnya.

Ary menjelaskan EP yang sebelumnya berprofesi sebagai baby sitter mengedarkan sabu lantaran tergiur keuntungannya.

"Hasil pemeriksaan kembali ke alasan ekonomi sehingga tadinya baby sitter karena ekonomi. Karena rata-rata lebih menjanjikan. Jadi setiap transaksi dapat Rp 50 ribu per tempat. Misal ada 34 gram dibikin satu gram jadi 34 bungkus tinggal dikalikan," urainya.

Keduanya dijerat sejumlah pasal penyalahgunaan narkotika UU RI Nomor 35 Tahun 2009 mulai dari Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1), dan Pasal 127 ayat (1) huruf a.

Dalam kesempatan yang sama, Ditresnarkoba Polda DIY juga merilis kasus penyalahgunaan narkoba periode Januari hingga Februari 2021. Kasubbid Penmas Polda DIY AKBP Verena SW menjelaskan bahwa sepanjang Januari 2021 Ditresnarkoba Polda DIY mengungkap 25 kasus penyalahgunaan narkoba.

"Bulan Januari 2021 hingga saat ini mengungkap 25 kasus dengan 26 tersangka," kata Verena.

Dari ungkap kasus tersebut barang bukti yang berhasil disita masing-masing 50,62 gram sabu, 17,11 gram ganja, 122,76 gram tembakau gorilla. Kemudian 5.218 butir pil trihexylpenidyl, 203 pil alprazolam, dan 2.500 butir pil tramadol HCL.

(sip/mbr)