WN Italia di Sleman Jadi Korban Pemerasan

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 16:13 WIB
Ilustrasi smartphone
Ilustrasi smartphone. (Foto: Freepix)
Sleman -

Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial D (53) menjadi korban pemerasan di Sleman yang dilakukan oleh sejoli. Tersangka berasal dari Pekanbaru, Riau, yakni perempuan inisial SUS (37) dan laki-laki inisial RN (29) merupakan kenalan korban sejak beberapa tahun terakhir.

Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Eko Haryanto menjelaskan kasus ini bermula saat korban dan salah seorang tersangka bertemu di Jepara. Tersangka saat itu meminjam mobil korban yang di dalamnya ada belasan barang antik.

"Korban dan pelaku ini teman dari 4 tahun yang lalu, keduanya bertemu di hotel di daerah Jepara, pelaku meminjam mobil korban yang di dalamnya terdapat 15 barang antik milik korban. Oleh pelaku, mobil akan dipergunakan untuk ke ATM. Namun oleh pelaku mobil beserta barang-barang milik korban tersebut dibawa kabur ke Jakarta dan Pekanbaru, Riau," Kata Iptu Eko melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (15/2/2021).

Korban diketahui merupakan penyuka barang-barang antik. Pelaku kemudian memeras korban agar menyetorkan sejumlah uang guna menebus barang-barang miliknya.

"Uang itu rencananya ditukar dengan barang antik milik korban yang ada di tangan tersangka. Korban penyuka barang antik," jelasnya.

Korban diminta menyetorkan uang sebesar Rp 5 juta. Tersangka mengancam akan memusnahkan barang-barang antik yang ada di tangannya jika korban tak memberinya uang.

"Jadi modusnya pelaku meminta uang dan dikirim ke rekening pelaku dengan mengancam korban apabila tidak mentransfer uang tersebut barang-barang antik milik korban akan dimusnahkan," ungkapnya.

Karena takut barang antik miliknya dimusnahkan, korban kemudian mentransfer uang sebesar Rp 3,5 juta kepada pelaku melalui ATM di Jalan Magelang KM 12, Triharjo, Sleman. Namun, setelah menerima uang, tersangka tidak mengirimkan barang milik korban dan kembali meminta uang. Korban pun akhirnya memutuskan untuk melaporkan kasus pemerasan tersebut ke Polsek Sleman.

Polisi kemudian mengamankan para pelaku di Pekanbaru. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata tersangka beraksi bersama kekasihnya.

"Dari penangkapan SUS ini ternyata ada tersangka lain yang juga ikut berperan yaitu RN ikut membantu melancarkan aksi SUS. Sementara SUS sebagai eksekutor," paparnya.

Akibat aksi pemerasan tersebut, korban mengalami kerugian jutaan rupiah. Polisi juga mengamankan 15 buah barang antik dan 1 unit ponsel serta 1 buah ATM sebagai barang bukti.

"Pelaku kami jerat Pasal 368 KUHP dan Pasal 378 KUHP 9 tahun dan 4 tahun penjara," pungkasnya.

(sip/rih)