Terpopuler Sepekan di Jateng

Heboh Soal 'Ganjar Tidak Pernah Bersyukur' di Buku Agama Islam SD

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 14 Feb 2021 10:26 WIB
Soal di buku pelajaran sebut Ganjar tidak pernah bersyukur, Selasa (9/2/2021).
Soal di buku pelajaran sebut Ganjar tidak pernah bersyukur, Selasa (9/2/2021). Foto: Istimewa-Tangkapan layar media sosial
Solo -

Sepekan terakhir, warganet heboh dengan beredarnya foto soal dalam buku pelajaran SD yang memuat nama Ganjar. Pada soal itu, Ganjar disebut tidak pernah bersyukur, bahkan tidak pernah salat dan berkurban.

Warganet kemudian menghubungkan nama dalam soal tersebut dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Apalagi buku tersebut adalah cetakan 2020, sehingga diartikan berunsur politik.

Diketahui bahwa soal tersebut dimuat dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Buku diterbitkan oleh perusahaan asal Solo, PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Salah satu yang mengunggah adalah akun Twitter @eko_kun*****. Terdapat dua foto dalam unggahan tersebut.

Foto pertama yaitu soal nomor 9 yang berbunyi:
Walaupun mendapatkan rezeki yang banyak, Pak Ganjar tidak pernah bersyukur dengan menyembelih hewan kurban pada hari Idul Adha. Pak Ganjar termasuk orang yang...
a. beruntung
b. beriman
c. rugi
d. sukses

Kemudian soal berikutnya yang juga bernomor 9 berbunyi:
Meskipun sudah mendapatkan rezeki yang banyak, Pak Ganjar tidak pernah bersyukur. Sebagai orang Islam, ia pun tidak pernah melaksanakan salat. Pak Ganjar termasuk orang yang...
a. beruntung
b. beriman
c. bangkrut
d. rugi

Terkait hal ini, Ganjar juga mengaku sempat kaget. Namun menurutnya perlu ada klarifikasi lebih jauh terkait soal tersebut.

"Buku dari Tiga Serangkai itu, ya? Saya sih nanti biar dicek temen-temen untuk klarifikasi dulu saja siapa yang nulis, benar tidak, motifnya apa. Biar tidak jadi keributan," kata Ganjar usai acara hari Pers Nasional di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (9/2/2021).

"Nggak tahu ya (kalau dihubungkan dengan politik)," imbuhnya.

Dia juga menilai kemungkinan soal itu berupa kritikan bagi orang bernama Ganjar agar rajin ibadah.

"Mungkin kritikan buat saya. Salat harus kenceng, kalau Idul Adha harus sembelih sapi. Mungkin penulisnya memberi kritik untuk yang namanya Ganjar, tapi kan Ganjar-nya banyak," ujar Ganjar Pranowo.

Sementara itu, pihak penerbit juga memberikan klarifikasi. General Manager Tiga Serangkai, Mas Admuawan, menjelaskan bahwa soal tersebut pertama kali ditulis pada buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk kelas 3 SD terbitan tahun 2009.

"Sebetulnya itu cetakan pertama kita tahun 2009. Waktu itu kan Pak Ganjar Pranowo belum menjadi public figure seperti sekarang. Jadi nama Ganjar ini tidak berkaitan dengan Gubernur Jawa Tengah," kata Admuawan saat ditemui di kantornya, Jalan dr Soepomo, Solo, Selasa (9/2).

Dia mengakui soal tentang Ganjar tersebut kemudian terus dimuat pada setiap cetakan hingga 2020. Hal itu disebabkan tidak adanya perubahan kurikulum yang signifikan.

"Karena tidak ada perubahan kurikulum yang signifikan pada pelajaran agama, kita tidak melakukan revisi. Jadi soal itu selalu terbit pada cetakan selanjutnya. Nah, yang diviralkan itu terbitan 2020," ujar dia.

Selangkapnya keterangan dari pihak penerbit soal 'Ganjar tidak pernah bersyukur'...

Saksikan video 'Aksi Warga Solo Kampanyekan Program Ganjar di Rumah Saja':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2