Heboh Situs Komik Porno di Buku SMA, Penerbit Lapor ke Kominfo

- detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 18:18 WIB
Pimpinan Produksi PT Cempaka Putih, Rudiyanto, Klaten, Rabu (10/2/2021).
General Manager Produksi PT Cempaka Putih, Imtam Rus Ernawati menunjukkan buku cetakannya. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Penerbit buku Sosiologi SMA yang heboh karena terdapat tautan situs komik porno di dalamnya melapor ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pihak Kominfo disebut telah merespons laporan tersebut.

"Kami terus terang selaku penerbit sudah kontak dengan Kominfo dan menyatakan keberatan. Kominfo langsung proaktif, ini langsung ditanggapi dan sudah masuk penyaringan, sebelum dinyatakan diretas atau apapun oleh orang," kata Pimpinan Produksi PT Cempaka Putih, Rudiyanto, Kecamatan Klaten Utara, Klaten kepada detikcom di kantornya Rabu (10/2/2021).

Menurut Rudiyanto sebelum digunakan dan dipasarkan, buku tersebut telah diteliti oleh Kemendikbud. Penilaian tersebut dilakukan pemerintah melalui para pakar sosiologi.

"Buku itu sudah dinilai pemerintah melalui tenaga-tenaga ahli sosiologi. Dan saat itu pun secara detail sudah dicek materi buku itu aman, sampai akhirnya lolos dan layak digunakan siswa," sambung Rudiyanto.

Rudiyanto mengatakan selain mengadu ke Kominfo, pihaknya juga berencana tidak akan lagi mengambil link dari pihak luar sebagai sumber materi untuk bukunya.

"Kami tidak akan langsung mengambil link pihak luar tapi kita akan tetap sebutkan sumbernya. Setelah itu akan kita unduh dan diamankan sehingga kita punya bukti otentik," papar Rudiyanto.

Buku yang kini heboh karena tautan situs komik porno itu, terang Rudiyanto, yang sudah dicetak dan beredar mencapai ribuan sejak dicetak 2015. Sebab untuk cetakan pertama saja, terdapat minimal 5 ribu eksemplar.

"Dan yang buku itu sudah sampai cetakan kedua dari edisi revisi," ungkap Rudiyanto.

Proses pencetakan buku, jelas Rudiyanto, telah melalui prosedur yang ketat. Ada sembilan tahap di penerbit yang harus dilalui berjenjang.

"Jadi berjenjang, dari penulis ke editor, dari editor ke product leader, ke product manager, lalu ke research and development dan seterusnya. Belum nanti oleh kementerian diteliti oleh para ahli," pungkas Rudiyanto.

Berikutnya PT Cempaka Putih memastikan link yang diunduh pada 2014 merupakan milik yayasan Sunda...

Saksikan juga 'Hati-hati! Ada Ancaman Keamanan Bagi Ponsel dari Konten Porno':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2