Menengok Kondisi Pengungsian Korban Banjir di Kota Pekalongan

Robby Bernardi - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 09:40 WIB
Suasana lokasi pengungsian korban banjir di Pekalongan
Suasana lokasi pengungsian korban banjir di Pekalongan. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kota Pekalongan -

Tempat pengungsian, identik dengan banyaknya kerumunan warga, berdesak-desakan untuk berbagi tempat. Jangankan protokol kesehatan di tengah pendemi, bahkan rasa nyaman pun terabaikan, yang terpenting tertampung dalam pengungsian.

Namun, jangan salah, ada beberapa tempat pengungsian korban banjir di Kota Pekalongan, yang tetap menerapkan protokol kesehatan. Ya, korban banjir yang mengungsi di gedung sekolah, diterapkan protokol kesehatan. Ada sembilan tempat pengungsian yang menggunakan gedung-gedung sekolah ini.

Pantauan detikcom di lokasi pengungsian yang menggunakan gedung SMKN 3 dan SMKN 2 Kota Pekalongan, pengungsian diterapkan protokol kesehatan. Di SMKN 3 Kota Pekalongan, misalnya, selain menggunakan aula sekolah, mereka juga menempati 4 ruang kelas. Jumlah pengungsian di gedung ini 148 warga.

Pengungsi anak-anak dan ibu hamil dipisah dengan lainnya, menggunakan ruang-ruang kelas sendiri. Ada banyak ruang yang masih kosong.

"Sebenarnya kita berlakukan protokol kesehatan bagi semua warga mengungsi di lokasi manapun. Yang berjalan di gedung-gedung sekolah seperti ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan, Saminta, Rabu (10/2/2021).

"Kita dengan pihak sekolah mengatur sedemikian rupa sehingga prokes berjalan, termasuk jaga jarak saat mereka beristirahat," tambah Saminta.

Penerapan protokol kesehatan ini, pihak sekolah mempunyai andil yang banyak. "Sebelum masuk ke gedung sekolah, mereka di minta untuk tetap menggunakan masker, dan di setiap sudut ada hand sanitizer. MCK pun banyak di sini," terang Saminta.

Selanjutnya
Halaman
1 2