Beberapa Daerah Tak Tutup Pasar Saat 'Jateng di Rumah Saja', Ini Kata Ganjar

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 12:44 WIB
Jateng di Rumah Saja
(Foto: Istimewa)
Semarang -

Pasar di sejumlah daerah akan tetap buka saat gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari pada akhir pekan ini. Menanggapi hal itu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyerahkan kewenangan itu kepada kepala daerah tapi dengan catatan.

"Ya nggak apa-apa sebenarnya, kalau bisa disemprot bareng-bareng menurut saya itu bisa membantu menyehatkan. Memang ada yang menyampaikan pada saya, akan tetap membuka (pasar tradisional). Maka saya minta diatur protokolnya dan menjadikan ini momentum penataan pasar," kata Ganjar kepada wartawan di kantornya, Semarang, Kamis (4/2/2021).

Dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jateng tentang Gerakan Jateng di Rumah Saja, pada poin 1C berbunyi 'Gerakan dimaksud dilaksanakan sesuai kondisi dan kearifan lokal di wilayah masing-masing, termasuk diantaranya penutupan Car Free Day, penutupan jalan, penutupan toko/mall, penutupan pasar, penutupan destinasi wisata dan pusat rekreasi, pembatasan hajatan dan nikahan (tanpa mengundang tamu), serta kegiatan lain yang berpotensi memunculkan kerumunan (pendidikan, event, dll)'. Ganjar kemudian menjelaskan soal kearifan lokal tersebut untuk tetap adanya kegiatan termasuk soal operasional pasar dan PKL.

"Karena di SE itu ada kearifan lokal. Jadi tidak hanya arif dalam rangka membuat kebijakannya, tapi juga arif melihat kondisi daerahnya. Jika daerahnya hijau, ya mangga (silakan). Data itu yang disampaikan. Kawan-kawan bupati/wali kota saya berikan kewenangan untuk mengatur itu," jelas Ganjar.

Kemudian bagaimana dengan restoran atau tempat makan yang ditutup? Ganjar menjelaskan masih dimungkinkan untuk membeli secara online meski restoran ditutup. Jasa pembelian online termasuk lewat ojek online masih diperbolehkan.

"Online masih (boleh). (Jasa antar online) Masih bisa kalau yang itu kan transporter untuk mengawal, itu boleh," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, gerakan Jateng di Rumah Saja merupakan gerakan dua hari tidak beraktivitas di luar rumah untuk menekan penyebaran COVID-19. Ganjar menerapkan gerakan itu pada tanggal 6-7 Februari 2021 pekan ini.

Sejumlah daerah akan tetap membuka pasar tradisional di daerahnya selama gerakan itu berlangsung. Di antaranya Banyumas, Kota Semarang, Sragen, Purbalingga, hingga Solo.

(sip/mbr)