Hidupkan Lagi e-Tilang di Solo, Kamera CCTV Bakal Ditambah

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 01 Feb 2021 16:48 WIB
Pantauan kamera CCTV dari TMC Polresta Solo, foto diambil pada 2019 lalu.
Pantauan kamera CCTV dari TMC Polresta Solo, foto diambil pada 2019 lalu. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Program electronic traffic law enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik (e-tilang) di Kota Solo, Jawa Tengah kembali dihidupkan. Namun Polresta Solo masih harus memperbaiki sistem dan sejumlah kamera CCTV yang ada.

Kasat Lantas Polresta Solo, Kompol Afrian Satya Permadi, mengatakan kembalinya e-tilang sesuai dengan program yang dicanangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Beberapa daerah di Polda Jawa Tengah pun, kata dia, akan menerapkan e-tilang.

"Kami juga akan menerapkan e-tilang, sesuai arahan Polri. Namun masih ada sejumlah perbaikan di sistem dan kamera," kata Afrian saat dihubungi detikcom, Senin (1/2/2021).

Afrian mengaku mengaku belum mengetahui jumlah CCTV yang akan dipasang. Namun pada awal pemberlakuan e-tilang Februari 2019 lalu, ada 66 kamera CCTV yang bisa dipantau melalui Traffic Management Control (TMC) Polresta Solo.

Afrian menjelaskan bahwa kamera yang digunakan berbeda dengan kamera CCTV yang dimiliki Dishub Solo dan akan disinkronisasi.

"Ini masih kita cek lagi, karena selain penambahan nanti kita revitalisasi peralatan yang sudah rusak. Nanti juga kita sinkronkan dengan punya Dishub," ujar dia.

Terkait alasan berhentinya pelaksanaan e-tilang saat itu, Afrian mengaku masih mempelajarinya. Namun berdasarkan penjelasan Kasat Lantas sebelumnya, yakni pada Juli 2019, kondisi kamera masih bagus namun ada sistem yang perlu diperbarui.

Untuk teknis penilangan dan pembayaran denda, Afrian mengatakan polisi akan mengirimkan surat tilang ke rumah pemilik kendaraan sesuai STNK. Pembayaran denda dilakukan lewat transfer bank.

"Prosesnya kita kirim surat tilang ke alamat pelanggar. Ada proses konfirmasi dulu. Kalau kendaraan sudah pindah tangan akan kita minta nomor telepon. Nanti diblokir Samsat, tidak bisa pajak sebelum bayar denda," katanya.

"Pembayaran (denda e-tilang) nanti transfer lewat BRI Virtual Account. Jadi sudah tidak ada lagi titip-titipan," tutupnya.

(sip/sip)