Tangkap Perampok Duit Setengah Miliar di Semarang, Polisi Sita 3 Senpi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 17:05 WIB
Senpi (senjata api) jadi barang bukti perampok duit setengah miliar di Semarang, Jumat (22/1/2021).
Senpi (senjata api) jadi barang bukti perampok duit setengah miliar di Semarang, Jumat (22/1/2021). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Perampok duit setengah miliar berbekal senpi (senjata api) saat beraksi di Semarang. Para pelaku perampokan, senpi dan barang bukti lainnya kini diamankan polisi.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan ada barang bukti tiga pucuk senpi dan belasan butir peluru. Ketiga senpi jenis pistol itu dibeli para pelaku dari Lampung, tempat asal mereka.

"Senjata api ini adalah rakitan milik saudara Frans satu senpi, Maftuhi satu dan Rahmat satu. Ini diperoleh di Lampung," kata Anwar di Mapolrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021).

Anwar kemudian bertanya kepada salah satu pelaku bernama Frans. Pelaku itu mengaku membeli saat di Lampung dengan harga Rp 15 juta beserta pelurunya.

"Beli Rp 15 juta ada pelurunya," aku Frans.

Menurut Anwar, ada kecurigaan para pelaku ini pernah beraksi sebelum kasus perampokan di Jalan Krakatau Semarang, Senin (18/1) lalu. Saat ini pengembangan pemeriksaan masih dilakukan.

"Dari sasaran kejahatan, dan ini, khususnya senjata api dan kunci T. Sebelumnya pasti sudah melakukan. Akan lakukan pengembangan," jelasnya.

Barang bukti lainnya ada dua motor yang digunakan saat beraksi. Motor itu ternyata motor curian yang diambil tiga hari sebelum mereka beraksi.

"Untuk kita ketahui juga kendaraan yg digunakan ini hasil curian di wilayah kita di Semarang Barat. Hasil curian pelaku atas nama Frans Panjaitan dan Maftuhi. Kedua pelaku ini curi kendaraan di Semarang Barat hari Sabtu, dua hari sebelum kejadian," ujarnya.

Sementara itu barang bukti uang yang berhasil diamankan yaitu Rp 290 juta. Mereka membagi enam dan sebagian sudah ada yang dimasukkan bank dan dikirim ke keluarga.

"Dari barang bukti yang disita ada uang Rp 290-an juta. (Yang dirampok) Rp 563 juta dibagi berenam. Belum digunakan, dapat Rp 90 juta masing-masing. Sudah dimasukkan bank untuk dikirim ke keluarganya, nanti akan ditarik," jelas Anwar.

Untuk diketahui, aksi perampokan duit setengah miliar tersebut terjadi hari Senin (18/1) lalu sekitar pukul 08.30 WIB di Jalan Krakatau VIII, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur. Saat itu korban bernama Teguh datang menggunakan mobil putih dan parkir di seberang kantornya.

Selanjutnya, identitas para pelaku perampokan...

Selanjutnya
Halaman
1 2