Polisi: Perampok Duit Setengah Miliar di Semarang Jaringan Lampung

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 16:05 WIB
Rilis kasus perampokan duit setengah miliar di Polrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021).
Rilis kasus perampokan duit setengah miliar di Polrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Pelaku perampokan duit setengah miliar rupiah di Semarang diringkus polisi dan video penangkapannya viral di media sosial. Para perampok ini merupakan jaringan dari Lampung dan mengaku sudah merencanakan aksinya selama dua bulan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, menjelaskan lima dari total enam komplotan perampok di Semarang yang menggasak uang Rp 563 juta (sebelumnya ditulis Rp 561 juta) berhasil ditangkap. Mereka adalah Rahmat (39), Frans Panjaitan (36), dan Maftuhi (25) warga Bumijaya, Lampung Tengah. Kemudian Vidi Kondian (30) warga Mekar Jaya, Lampung Tengah dan Moch Agus Irawan (38) warga Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang.

"Moch Agus sebelumnya pernah punya panti pijat. Salah satu karyawannya, Frans Panjaitan. Itu link mengapa bisa berkomunikasi orang Semarang dan Lampung," kata Anwar saat jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021)

"Ini satu tersangka masih dalam pengejaran," imbuhnya.

Anwar menjelaskan terkait perencanaan perampokan tersebut, mereka yang dari Lampung tiba di Semarang tanggal 7 Januari 2021 untuk observasi. Bahkan tiga hari sebelum beraksi mereka mencuri motor.

"Untuk kita ketahui juga kendaraan yang digunakan ini hasil curian di wilayah kita di Semarang Barat. Hasil curian pelaku atas nama Frans Panjaitan dan Maftuhi. Kedua pelaku ini curi kendaraan di Semarang Barat hari Sabtu, dua hari sebelum kejadian," jelas Anwar.

"Dari lampung 7 Januari lalu, mampir Jakarta lanjut Semarang untuk observasi, cari sarana pencurian," imbuhnya.

Rilis kasus perampokan duit setengah miliar di Polrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021).Rilis kasus perampokan duit setengah miliar di Polrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Tengah Kombes Wihastono mengatakan komplotan itu sudah dua bulan merencanakan perampokan duit sekitar setengah miliar rupiah ini.

"Katanya ini sudah dua bulan merencanakan," ujar Wihastono yang juga hadir di Mapolrestabes Semarang.

Untuk diketahui, aksi perampokan tersebut terjadi di Jalan Krakatau VIII, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, hari Senin (18/1) sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa itu juga terekam kamera CCTV. Saat itu korban bernama Teguh datang menggunakan mobil putih dan parkir di seberang kantornya.

Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat Teguh turun dari mobil, kemudian ketika hendak menyeberang jalan, datang empat orang yang mengendarai dua motor ke arah korban. Salah seorang di antaranya turun dan merebut tas berisi uang yang dibawa korban.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2