12 ABK yang Hilang di Perairan Jepara Belum Ditemukan, Pencarian Ditutup

Dian Utoro Aji - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 17:05 WIB
Posko pencarian nelayan hilang di Pelabuhan Jepara
Posko pencarian nelayan hilang di Pelabuhan Jepara (Foto: dok. Istimewa)
Jepara -

Basarnas Semarang cabang Jepara resmi menutup operasi pencarian 12 anak buah kapal (ABK) cantrang asal Batang yang hilang di perairan Jepara. Di hari ketujuh ini pencarian ke-12 ABK masih belum membuahkan hasil.

"Sesuai dengan SOP, ini kan hari ketujuh dan tadi sudah koordinasi juga dengan pengurus kapal dan ketua HNSI terus keluarga korban tadi beserta dari unsur terkait tadi. Kita sudah berusaha semaksimal mungkin, dan ini sesuai SOP sudah tujuh hari, operasi ditutup," kata Koordinator Basarnas Semarang Cabang Jepara, Whisnu Yuas, saat dihubungi detikcom, Rabu (20/1/2021).

Whisnu mengatakan meski operasi pencarian ditutup, pencarian ke-12 orang itu bisa dilakukan kembali. Hal itu jika ada tanda dari ABK yang hilang tersebut.

"Terus apabila nanti ada ditemukan tanda-tanda korban. Operasi SAR bisa dibuka kembali," jelas Whisnu.

"Sementara dinyatakan hilang. Bila ada tanda-tanda korban bisa dilanjutkan," sambungnya.

Whisnu mengaku pencarian para korban hilang terkendala cuaca buruk dan gelombang tinggi. Meski begitu, pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak terkait jika ada kabar kemunculan ABK yang hilang itu.

"Kita tetap koordinasi dengan nelayan juga. Siapa tahu kan ada tanda-tanda. Semua unsur terkait, kalau ditemukan tanda-tanda dimungkinkan pencarian dibuka lagi," terang Whisnu.

Diberitakan sebelumnya, 12 anak buah kapal cantrang asal Batang hilang di perairan Jepara. Hal tersebut diketahui setelah nelayan Jepara berhasil mengevakuasi dua nelayan dalam kondisi selamat di Pantai Pailus Jepara.

"Kita sejak Rabu (13/1) kemarin mulai melakukan pencarian nelayan hilang. Ini diketahui setelah ada dua nelayan ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Jepara dan dievakuasi di Pantai Pailus Jepara pada hari itu juga. Ini masih mencari ada 12 orang yang dilaporkan belum ketemu," ucap Koordinator Basarnas Semarang Cabang Jepara, Whisnu Yuas, saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (16/1).

Simak juga video '5 ABK Terjun ke Laut dan Hilang Gegara Teman Ngamuk Bawa Sajam':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)