Kick Off Vaksinasi COVID-19 di Yogya, Ini Wejangan Sultan HB X

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 11:35 WIB
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, Yogyakarta, Jumat (18/12/2020).
Gubernur DIY Sri Sultan HB X. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda) DIY menggelar vaksinasi pertama atau kick off di Bangsal Kepatihan. Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X menjadi orang pertama yang menerima Vaksin Sinovac.

Vaksinasi ini disiarkan secara langsung melalui akun YouTube Humas Jogja hari ini. Meski tak divaksin dalam acara ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X tampak hadir dan memberi sambutan.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pertama di DIY pada hari ini 14 Januari diawali oleh 16 tokoh di DIY. Mereka mewakili kalangan birokrasi, TNI, Polri, BIN, badan legislatif, tenaga kesehatan, IDI serta tokoh keagamaan.

"Harapan saya agar semua pihak di DIY ini dalam batasan usia 18-59 tahun secara sadar untuk saling membantu dan menjaga sehingga tercipta imunitas di masyarakat guna menangkal penyebaran COVID-19," katanya saat memberi sambutan saat kick off vaksinasi di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta yang disiarkan melalui akun YouTube Humas Jogja, Kamis (14/1/2021).

Sultan juga bicara tentang BPOM yang telah mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Sinovac untuk mengatasi pandemi virus Corona. Izin tersebut, kata Sultan, keluar setelah vaksin Sinovac dinilai memenuhi syarat keamanan kualitas dan kemanjuran 65,3 persen di atas patokan standar WHO 50 persen.

Selanjutnya, Sultan juga menegaskan Majelis Ulama Indonesia (MUI) vaksin Sinovac halal dipergunakan masyarakat Indonesia.

"Selain itu, saya sebut alokasi vaksin di DIY 2.605.179 dosis dan akan diterapkan dalam empat tahap, bagi nakes, pelayanan publik, masyarakat rentan dan pelaku ekonomi esensial termasuk masyarakat umum," katanya.

"Sementara baru 26.800 dosis vaksin dikirimkan pada tahap pertama ini. Berdasarkan data setidaknya ada 36.247 nakes di DIY yang sudah terdaftar. Sedangkan tahap kedua akan diterapkan kepada 555.290 petugas pelayanan publik," imbuh Sultan.

Selanjutnya untuk tahap ketiga ada sebanyak 995.353 orang yang termasuk masyarakat rentan dan tahap keempat ada 1.065.179 pelaku ekonomi esensial dan masyarakat lain. Sultan mengatakan jika pengadaan vaksin lancar, DIY siap menyelesaikan vaksinasi sampai pada akhir tahun ini.

Tonton video 'Vaksinasi Perdana di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]






Selanjutnya: Sultan ungkap beda penanganan Corona di Yogya dengan daerah lain.

Selanjutnya
Halaman
1 2