FX Rudy Sebut Kiriman Vaksin ke Solo Kurang, Ini Jawaban Pemprov Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 06:53 WIB
Vaccine and syringe injection It use for prevention, immunization and treatment from COVID-19
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/kiattisakch)
Semarang -

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo surati Pemprov Jawa Tengah karena masih kurang 11 dosis vaksin untuk vaksinasi tahap pertama. Pihak Pemprov Jateng pun menyanggupi memenuhinya.

"Kalau sudah diajukan akan segera kita penuhi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Yulianto Prabowo lewat pesan singkat kepada detikcom, Rabu (13/1/2021) malam.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo atau Rudy mengatakan sudah menerima 10.609 dosis vaksin dan akan memanfaatkan terlebih dahulu vaksin yang sudah ada. Terkait kekurangan vaksin, dia akan menyurati Pemprov Jawa Tengah.

"Ini masih kurang 11 dosis. Nanti saya minta Dinas Kesehatan kirim surat agar segera dilengkapi," kata Rudy saat dijumpai di Balai Kota Solo, Rabu (13/1/2021).

Sementara itu Yulianto dalam jumpa pers menjelaskan pemberian vaksin dilakukan dua kali, artinya satu orang mendapatkan dua dosis vaksin sinovac atau dua kali penyuntikan dengan selang waktu 14 hari.

Meski demikian dari tiga daerah yang jadi prioritas vaksinasi tahap pertama, untuk Solo memang baru diberikan untuk penyuntikan pertama. Ia juga menjabarkan data jumlah vaksin yang diberikan, data tersebut berbeda dari milik Rudy.

"Tahap pertama ini Kota semarang dapat 38.240 dosis untuk 18.752 nakes. Kabupaten Semarang dapat 8.000 dosis untuk 3.987 nakes. Untuk Kota Surakarta (Solo) sementara baru dapat 10.620 dosis untuk 10.609 nakes. Untuk Solo ini nanti yang suntikan kedua masih menunggu, untuk Solo mohon maaf. Untuk Kota dan Kabupaten Semarang masing masing nakes sudah disiapkan untuk 2 dosis," jelas Yulianto dalam jumpa pers daringnya.

(mbr/mbr)