Kepanikan Warga Purbalingga Saat Digoyang Gempa Darat M 3,6

Vandi Romadhon - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 06:41 WIB
Ilustrasi gempa bumi (iStock)
Foto: Ilustrasi gempa bumi (iStock)
Purbalingga -

Gempa magnutido (M) 3,6 yang terjadi di Purbalingga, Jawa Tengah, dini hari tadi. Warga yang merasakan sempat panik dan langsung berhamburan keluar ruamah.

Warga Desa Senon Kecamatan Kemangkon, Edi Trisnanto, merasakan adanya gempa di tempatnya. "Ya tadi ada lindhu (gempa) saya merasakan sekitar 5 detik, cukup krasa lampu goyang-goyang," katanya kepada detikcom, Kamis (14/1/2021) pagi.

Saat terjadi dirinya mengaku sedang berada di kamar.Merasa ada guncangan, Edi lalu lari keluar rumah. "Saya langsung keluar ternyata banyak yg keluar rumah juga," tambahnya.

Di tempat lain warga Desa Timbang Kecamatan Kejobong, Setio Haryono, mengaku merasakan adanya gempa.

"Saya lagi di Luar rumah tiba tiba ada getaran kurang lebih tiga detik dan atap kanopi bunyi bergetar," katanya melalui pesan singkat kepada detik.

Dari situs resmi BMKG, disebutkan gempa M 3,6 terjadi pada 00.36.51 WIB. Pusat gempa terjadi di darat, yakni 26 KM arah tenggara Purbalingga, pada kedalaman 10 KM. BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut juga dirasakan di Banyumas hingga Kebumen.

Sebagai tindak lanjut dari adanya gempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga melakukan cek lokasi.

"Ini kami akan cek TKP, wilayah Kecamatan Kemangkon," Kata Kepala BPBD Purbalingga Umar Fauzi kepada detikcom melalui pesan singkat.

Sampai saat ini menurutnya belum ada laporan yang masuk terkait adanya korban ataupun kerusakan yang terjadi. "Belum ada laporan (kerusakan)," lanjutnya.

(mbr/mbr)