Vaksin COVID-19 Kurang 11 Dosis, FX Rudy Surati Pemprov Jateng

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 18:20 WIB
Petugas memindahkan boks berisi vaksin COVID-19 Sinovac kiriman dari Bio Farma ke tempat penyimpanan vaksin di gudang farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Tambakaji, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah, Senin (4/12/2020) dini hari. Jawa Tengah menerima 62.560 dosis vaksin dari total 3 juta dosis vaksin tersebut yang didistribusikan ke 34 provinsi di Indonesia untuk persiapan program vaksinasi tahap pertama dengan rancana pelaksanaan periode Januari - April 2021. ANTARA FOTO/Aji Styawan/hp.
Petugas memindahkan boks berisi vaksin COVID-19 Sinovac dari Bio Farma di gudang farmasi Dinas Kesehatan Jateng, Semarang, Senin (4/12/2020) dini hari. Foto: ANTARA FOTO/AJI STYAWAN
Solo -

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah menerima 10.609 dosis vaksin COVID-19 Sinovac dari Pemprov Jawa Tengah. Ternyata jumlah tersebut masih kurang 11 dosis dari total kebutuhan yang sudah disampaikan Pemkot Solo.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan akan memanfaatkan terlebih dahulu vaksin yang sudah ada. Terkait kekurangan vaksin, dia akan menyurati Pemprov Jawa Tengah.

"Ini masih kurang 11 dosis. Nanti saya minta Dinas Kesehatan kirim surat agar segera dilengkapi," kata Rudy saat dijumpai di Balai Kota Solo, Rabu (13/1/2021).

Vaksinasi di Kota Solo akan dimulai pada Kamis (14/1) besok. Tahap pertama akan dimulai kepada tenaga kesehatan (nakes) beserta unsur pendukungnya.

Setelah seluruh nakes divaksin, tahapan selanjutnya dari unsur pelayanan publik, seperti TNI, polisi, dan petugas keamanan. Kemudian tahapan berlanjut pada kelompok berisiko terpapar COVID-19, dan terakhir masyarakat umum.

Rudy mengatakan ada 11 tokoh yang akan divaksin untuk pertama kali. Mereka antara lain Danrem 074/Warastratama, Kapolresta Solo, Ketua DPRD Solo, Sekretaris Daerah Solo, dan sejumlah perwakilan organisasi tenaga kesehatan (nakes).

"Sebelas itu artinya Setia Bela Surakarta. Ada Sekda, Danrem, Kapolres, IDI, IBI IDAI dan lain-lain," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan vaksin telah tiba di Solo kemarin. Vaksin disimpan di gudang obat milik DKK Solo di Laweyan.

Menurutnya, vaksin akan disalurkan ke 33 fasilitas kesehatan (faskes) yang sudah ditunjuk pemerintah. Faskes tersebut terdiri dari 17 Puskesmas, 1 klinik Bhayangkara dan 14 rumah sakit yang ada di Solo.

"Besok sudah mulai kita vaksinasi di 33 faskes. Nakes harus datang tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan," kata Ning, sapaan Kepala DKK.

(rih/rih)