Kota Yogya dan Sleman Prioritas Dapatkan Vaksin COVID-19 di DIY

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 18:37 WIB
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization vaksin COVID-19 Sinovac. Begini alasannya.
Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Yogyakarta -

Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman menjadi dua wilayah yang diprioritaskan menerima vaksin COVID-19. Pertimbangan itu merujuk keputusan Kemenkes RI.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih, mengatakan berdasarkan arahan dari Kementerian Kesehatan, dari sebanyak 26.800 dosis vaksin yang telah dikirimkan ke DIY pada 5 Januari lalu agar segera didistribusikan ke kabupaten/kota yang menjadi prioritas.

"Tahap 1 termin 1 untuk Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta (9.728 dosis) dan Dinas Kesehatan Sleman (12.342 dosis)," kata Berty melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

"Distribusi ke Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman rencana akan dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2021," jelasnya.

Kemudian untuk tiga kabupaten lain, pendistribusian dilakukan setelah mendapatkan dropping tahap 1 termin 2 dari Bio Farma. Berty menyebut Pemda DIY hanya sebagai pelaksana saja, sedangkan pertimbangan berasal dari Kemenkes RI.

"DIY (pelaksanaan vaksinasi) tanggal 14 seperti keterangan Bu Kadis (Kepala Dinkes DIY) kemarin. Kalau Kota Yogya dan Sleman, rencana tanggal 14 atau 15 (Januari). Kabupaten lain ditunda, sampai ada arahan berikutnya dari Kemenkes," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan DIY direncanakan mendapat alokasi 2.605.179 dosis vaksin COVID-19. Nantinya proses vaksinasi sendiri akan berlangsung selama empat tahap.

"Tahapan ada empat, pertama untuk nakes, kedua untuk pelayanan publik, ketiga untuk masyarakat rentan dan keempat untuk pelaku ekonomi esensial dan masyarakat umum," ujar Pembajun Setyaningastutie melalui wawancara daring, Senin (11/1).

Untuk tahap pertama, kata Pembajun, DIY sudah menerima 26.800 dosis pada tanggal 5 Januari lalu. Kemudian saat ini untuk vaksin telah disimpan di gudang farmasi Dinkes DIY.

"Kemudian vaksin ini akan didistribusikan ke kabupaten/kota setelah ada perintah dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI. Karena kita harus mengecek kesiapan di masing-masing kabupaten/kota dalam hal ini gudang penyimpanan vaksin," katanya.

Simak selengkapnya tentang distribusi vaksin Corona di DIY di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2