Sultan HB X Ubah Aturan PTKM di DIY, Ini 11 Poin Kebijakan Terbaru

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 12:25 WIB
InGub DIY Terbaru soal PTKM
Tangkapan layar Instruksi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No.2/INSTR /2021 tentang kebijakan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: Istimewa)
Yogyakarta -

Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan kebijakan baru terkait pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM). Kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur (InGub) DIY No 2/INSTR /2021 diteken oleh Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Dalam instruksi terbaru tersebut terdapat 11 poin aturan PTKM di DIY. Pada instruksi sebelumnya hanya 8 poin. Salah satu yang diubah adalah komposisi work from home (WFH) dan work from office (WFO) yang semula 50:50, kini diubah menjadi 75:25.

Berikut ini isi 11 poin kebijakan terbaru tersebut:

KESATU
Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dan Work From Office (WFO) sebesar 25% (dua puluh lima persen) dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.

KEDUA
Dalam jaringan melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara (daring/online)

KETIGA
Untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% (seratus persen) dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

KEEMPAT
Melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan:
a. kegiatan restoran (makan/minum di tempat sebesar 25% (dua puluh lima persen) dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran; dan
b. pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai dengan pukul 19.00 WIB.

KELIMA
Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% (seratus persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

KEENAM
Mengizinkan tempat ibadah untuk dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50% (lima puluh persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

KETUJUH
Untuk meningkatkan kembali protokol kesehatan (menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menjaga jarak dan mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan).

Selanjutnya: peningkatan operasi yustisi

Selanjutnya
Halaman
1 2