Pengumuman Lur! Malioboro Bakal Dibuka-Tutup Saat Malam Tahun Baru

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 20:13 WIB
Suasana sepinya Malioboro jelang lebaran, Kamis (21/5/2020).
Foto: Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (21/5/2020). (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tidak akan menutup kawasan Tugu Pal Putih, Malioboro hingga Titik Nol Kilometer saat malam Tahun Baru 2021. Pemkot Yogyakarta hanya akan memberlakukan sistem buka-tutup apabila terjadi kepadatan lalu lintas.

"Jadi penutupan full tidak ada, hanya buka tutup ya. Penutupan sifatnya situasional saja, kalau itu padat, ya kita tutup. Semua itu untuk menghindari orang mengakses Malioboro yang lebih banyak lagi," kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat ditemui di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Rabu (30/12/2020).

Haryadi mengatakan pertimbangan buka-tutup kawasan Malioboro ini berdasarkan perhitungan pemetaan titik-titik keramaian saat malam pergantian tahun di Kota Yogyakarta. Pihaknya pun meningkatkan pengawasan sepanjang malam Tahun Baru 2021.

"Kita punya rasio-rasionya lah, renggang, jarak terjaga, ya ayo, silakan. Tetapi, kalau memang terjadi kepadatan, ya do mlaku, kita cairkan," ucapnya.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat memberikan keterangan soal persiapan jelang libur Tahun Baru 2021, Rabu (30/12/2020)Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat memberikan keterangan soal persiapan jelang libur Tahun Baru 2021, Rabu (30/12/2020). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Haryadi menambahkan kebijakan kendaraan bermotor dilarang melintas Malioboro pada pukul 18.00-21.00 WIB tidak berlaku saat malam tahun baru besok. Meski begitu, dia mengingatkan agar protokol kesehatan tetap dijalankan selama momen libur Tahun Baru 2021 itu.

"Kita lihat saja kerumunannya seperti apa, kan terpantau. Protokol kesehatan dijalankan atau tidak. Tapi, kalau dalam kerumunan, prokes pasti tidak jalan," ucapnya.

Meski tidak ada penutupan kawasan Malioboro, Haryadi berharap masyarakat tetap disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan. Dia pun mengingatkan warganya agar tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi penularan virus Corona atau COVID-19.

"Dan harapan saya, besok Yogyakarta tetap aman dan tertib. Karena malam pergantian tahun adalah malam penuh kegembiraan dan sukacita, dengan tidak menimbulkan kerumunan, tidak menimbulkan kekhawatiran akan prokes yang tidak terpenuhi dengan baik," pesan Haryadi.

(ams/rih)