ADVERTISEMENT

Pengendara Masuk Jateng Via Tol Pejagan Diminta Tunjukkan Surat Bebas Corona

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 14:05 WIB
Pengendara dari arah Jabar dihadang pemeriksaan surat keterangan sehat dari Corona di Tol Pejagan, Brebes, Rabu (23/12/2020).
Pemeriksaan surat keterangan sehat dari Corona di Tol Pejagan, Brebes, Rabu (23/12/2020). (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Pengendara yang masuk Jawa Tengah lewat Tol Pejagan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diminta menunjukkan surat keterangan sehat bebas virus Corona atau COVID-19. Jika tak memiliki surat tersebut, pengendara harus menjalani rapid test antigen di Rest Area Tol Pejagan KM 252, Kabupaten Brebes.

"Setiap kendaraan yang masuk, kami tanyakan surat keterangan sehat bebas COVID-19. Jika memang bisa menunjukkan, mereka langsung melanjutkan perjalanan. Tapi kalau tidak memiliki surat keterangan sehat, petugas akan mengarahkan ke posko untuk periksa rapid test," ujar Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto kepada wartawan di rest area Tol Pejagan KM 252, Rabu (23/12/2020).

Petugas di posko ini memeriksa para pemudik yang akan masuk Jawa Tengah dari arah Cirebon, Jawa Barat.

"Posko sengaja didirikan di rest area KM 252 Pejagan karena merupakan pintu masuk ke Jawa Tengah. Sesuai instruksi pimpinan, pemudik yang ke Jateng wajib diperiksa," lanjutnya.

Tes di posko tersebut diambil dengan sampel tes swabnya. Selanjutnya pemeriksaannya dilakukan dengan metode antigen rapid test.


Pemudik yang diperiksa rapid test antigen tidak dipungut biaya alias gratis. Para pengendara cukup diminta menunjukkan KTP dan hasil tesnya bisa diketahui dalam waktu 15 menit.

Pengendara dari arah Jabar dihadang pemeriksaan surat keterangan sehat dari Corona di Tol Pejagan, Brebes, Rabu (23/12/2020).Posko rapid test antigen di Tol Pejagan KM 252, Brebes, Rabu (23/12/2020). (Foto: Imam Suripto/detikcom)

Gatot meneruskan tidak hanya di KM 252, posko rapid test antigen ini juga akan dibuka di KM 260 Banjaratman. Hanya saja, posko di KM 260 ini khusus untuk arus balik dan akan beroperasi pada tanggal 27 Desember nanti.

Beberapa pengendara yang kedapatan tak membawa surat keterangan sehat dari virus Corona mengaku tak tahu adanya syarat tersebut. Salah seorang di antaranya Sadam Rosi Anwar (18) yang mudik dari Jakarta ke Klaten.

"Ini bawa rombongan keluarga semuanya empat orang mau ke Klaten dari Jakarta. Sebelumnya tidak tahu ada aturan harus bawa dokumen bebas COVID-19. Jadi ya kami langsung saja berangkat mudik," kata Anwar.

Hal yang sama disampaikan Pujiono (49) asal Meruya, Jakarta Barat. Pujiono bersama rombongan juga mengaku tidak tahu menahu aturan wajib sehat dari virus Corona. Sehingga dirinya yak menjalani rapid test sebelum berangkat mudik ke Kebumen hari ini.

"Memang tidak tahu soal itu. Jadi pas mau mudik tidak periksa lebih dulu," ucap Pujiono.

(sip/ams)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT