Jasad Polisi Korban Kecelakaan KA Brantas Vs Mobil Polisi Dimakamkan

Andika Tarmy - detikNews
Senin, 14 Des 2020 17:04 WIB
Pemakaman Aipda Samsul Hadi korban kecelakaan KA Brantas Vs Mobil Patroli Polisi-TNI di Sragen, Senin (14/12/2020).
Pemakaman Aipda Samsul Hadi korban kecelakaan KA Brantas Vs Mobil Patroli Polisi-TNI di Sragen. (Foto: dok Istimewa)
Sragen -

Mobil patroli gabungan berisikan 2 anggota Polri dan 1 anggota TNI terlibat kecelakaan dengan Kereta Api (KA) Brantas di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, tadi malam. Salah seorang korban tewas, Aipda Samsul Hadi (57) (sebelumnya ditulis Syamsul Hadi) kini dimakamkan di Makam Muslim Muhammadiyah Gemolong.

Pemakaman Aipda Samsul Hadi digelar secara militer, dan dihadiri sejumlah pelayat dari kerabat dan tetangga almarhum. Almarhum diketahui meninggalkan seorang istri dan empat anak. Upacara pemakaman dipimpin Kapolsek Plupuh Kompol Marsidi.

Adik korban, Mustajab, mengenang kakaknya sebagai pribadi yang pendiam, pekerja keras, dan tekun beribadah. Mustajab menyebut almarhum kakaknya itu kerap mengisi pengajian di sejumlah tempat.

"Orangnya pendiam, tapi kalau sudah kenal humoris. Rajin ngaji, bahkan sering mengisi pengajian di MTA (Majelis Tafsir Alquran)," ujar Mustajab kepada wartawan usai pemakaman, Senin (14/12/2020).

Mustajab mengaku kaget saat mendengar musibah yang menimpa kakaknya. Dia teringat satu keinginan almarhum yang belum terwujud yakni beribadah haji.

"Tidak ada pesan khusus untuk keluarganya. Hanya saja rencananya mau naik haji tahun 2025 nanti," lanjutnya.

Sementara itu, Kapolsek Plupuh Kompol Marsidi mengenang sosok almarhum sebagai orang yang baik dan taat beribadah. Dia sering dipercaya mengisi khotbah Jumat ataupun kultum ketika bulan Ramadan.

"Selama bertugas tidak pernah mengeluh. Setiap ada perintah selalu dilaksanakan semaksimal mungkin," kenang Marsidi.


Peristiwa kecelakaan itu terjadi Minggu (13/12) sekitar pukul 23.00 WIB. Mobil patroli gabungan itu tertabrak kereta api dari arah Pasar Senen (Jakarta) menuju Blitar yang melintas di persimpangan perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Siboto, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah.

Karena terdorong laju kereta, mobil terseret hingga lebih dari 100 meter dari lokasi tabrakan. Kereta berhenti tepat di atas jembatan Kali Cemoro dan mobil dalam kondisi rusak berat terlindas kereta.

"Jenazah Aipda Samsul sudah berhasil dievakuasi. Jenazah Bripka Slamet sedang proses (evakuasi). Sedangkan jenazah anggota TNI atas nama Pelda Eka Budi, sadang dalam pencarian. Ada kemungkinan jatuh ke sungai. Jika tidak ditemukan di lokasi, akan dilakukan susur sungai setelah matahari terbit," kata Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, hari ini.

(ams/sip)