Petugas Susur Sungai Cari Anggota TNI Korban Laka KA Vs Mobil Polisi Sragen

Andika Tarmy - detikNews
Senin, 14 Des 2020 10:44 WIB
Petugas gabungan mencari anggota TNI korban laka KA vs Mobil Polisi di Sragen yang hilang, Senin (14/12/2020).
Pencarian seorang anggota TNI korban kecelakaan KA Brantas vs mobil patroli Polsek Kalijambe di Sragen. (Foto: Dok Basarnas Pos SAR Surakarta)
Sragen -

Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan relawan gabungan masih mencari salah seorang korban kecelakaan mobil patroli yang tertabrak KA Brantas di Dukuh Siboto, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pencarian korban bernama Pelda Eka Budi ini juga dilakukan dengan menyusuri Sungai Cemoro sejauh empat kilometer.

"Pagi ini kita lakukan pencarian lagi. Tadi start pencarian mulai pukul 07.00 WIB," ujar On Scene Commander (OSC) Basarnas Pos SAR Surakarta, Tri Puji Sugiharto, saat dihubungi detikcom, Senin (14/12/2020).

Tri mengatakan, ada beberapa pembagian kegiatan dalam pencarian pagi ini. Yakni penyisiran dari titik kecelakaan hingga jembatan yang menjadi lokasi terakhir mobil patroli nahas tersebut. Serta penyusuran Sungai Cemoro yang terletak tempat di bawah jembatan.

"Kita lakukan pencarian dari titik nol kecelakaan sampai jembatan. Ada beberapa kegiatan yang pertama pengkondisian puing-puing kendaraan kita angkat, kemudian sebagian pencarian di sisi kanan rel kereta api," paparnya.

Pencarian di sisi kanan rel, lanjutnya, disebabkan karena vegetasi rerumputan di lokasi tersebut cukup tebal sehingga dilakukan penyapuan ulang. Meski begitu, menurut Tri, kuat dugaan korban jatuh ke air.

"Kalau (berdasarkan) orientasi pematangan medan kami, dimungkinkan 60 persen survivor jatuh ke air. Sehingga sebagian pencarian khususnya teman-teman SAR kita terjunkan ke air untuk penyusuran sampai ke Dam Bapangan yang berjarak empat kilometer," terangnya.

Menurut Tri, pencarian dilakukan petugas dengan menyisir sungai sambil melihat visual di setiap sudut sungai untuk mencari kemungkinan keberadaan korban. Pencarian di Sungai Cemoro ini sendiri dimulai pukul 08.25 WIB.

"Saat ini kebetulan debit air tinggi, kedalamannya dua meter lebih. Kita lakukan penyisiran dengan metode mboyo, (yakni) kita lihat visual kanan kiri mungkin juga tersangkut di barongan (akar) bambu atau apa," pungkas Tri.

Diberitakan sebelumnya, mobil patroli gabungan berisikan dua anggota Polri dan seorang anggota TNI terlibat kecelakaan dengan Kereta Api (KA) Brantas di Sragen, Jawa Tengah, Minggu (13/12). Dua korban yang berada di dalam mobil patroli Polsek Kalijambe itu yakni dua anggota polisi dan seorang anggota TNI. Dua orang polisi yakni Aipda Syamsul Hadi dan Bripka Slamet Mulyono telah dievakuasi dalam kondisi tewas. Sementara seorang korban aparat TNI, Pelda Eka Budi, belum hilang hingga saat ini.

(sip/mbr)