KA Brantas Vs Mobil Patroli TNI-Polri di Sragen, 2 Tewas dan 1 Hilang

Andika Tarmy - detikNews
Senin, 14 Des 2020 05:11 WIB
Sragen -

Mobil patroli gabungan berisikan 2 anggota Polri dan 1 anggota TNI terlibat kecelakaan dengan Kereta Api (KA) Brantas di Sragen, Jawa Tengah. Dua orang ditemukan tewas dalam kejadian ini. Seorang lainnya hingga pagi ini masih dalam pencarian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di Dukuh Siboto, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan mobil patroli Polsek Kalijambe tersebut berisi dua orang anggota Polsek Kalijambe dan satu orang anggota TNI yang sedang melakukan patroli gabungan rutin.

"Sekitar pukul 23.00 WIB mobil patroli gabungan tersebut tertabrak kereta api dari arah Pasar Senen (Jakarta) menuju Blitar, yang melintas di persimpangan perlintasan tanpa palang pintu," ujar Yuswanto, di lokasi kejadian, Senin (14/12/2020) pagi.

Karena terdorong laju kereta, mobil terseret hingga lebih dari 100 meter dari lokasi tabrakan. Kereta berhenti tepat di atas jembatan Kali Cemoro dan mobil dalam kondisi rusak berat terlidas kereta.

"Jenazah Aipda Syamsul sudah berhasil dievakuasi. Jenazah Bripka Slamet sedang proses (evakuasi). Sedangkan jenazah anggota TNI atas nama Pelda Eka Budi, sadang dalam pencarian. Ada kemungkinan jatuh ke sungai. Jika tidak ditemukan di lokasi, akan dilakukan susur sungai setelah matahari terbit," lanjut Yuswanto.

Mobil patroli tertabrak KA Brantas di SragenMobil patroli tertabrak KA Brantas di Sragen (Foto: Andika Tarmy/detikcom)

Kapolres mengatakan, lokasi kecelakaan cukup menyulitkan karena berada di atas jembatan yang di bawahnya merupakan sungai dengan arus sangat deras. Proses evakuasi harus berhati-hati agar bangkai mobil tidak terjatuh ke sungai.

Pantauan di lokasi, Sekitar pukul 03.00 WIB, mobil patroli baru bisa dilepas dari kolong kereta.

Dandim Sragen, Letkol (Inf) Anggoro Heri Pratikno yang juga berada di lokasi berharap kemungkinan yang terbaik. "Bersama Kapolres masih melakukan evakuasi. Kita berdoa bersama untuk yang terbaik," ujarnya singkat.

(mbr/mbr)