Cabup Klaten Ini Justru Tak Ikut Nyoblos, Kenapa?

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 13:57 WIB
Sejumlah warga mengantre masuk ke dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melakukan pencoblosan di Cipayung, Depok, Rabu (9/12/2020).
Ilustrasi nyoblos (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Klaten -

Calon Wakil Bupati Klaten Arif Budiyono justru tak ikut nyoblos di Pilkada 2020 hari ini. Sebab, pasangan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Klaten Haryanto itu ternyata masih ber-KTP Jakarta.

"Arif tidak nyoblos sebab KTP nya masih di sana di Jakarta. Tapi posisinya di Tulung (Kecamatan Tulung)," kata saudara Arif, Burhan Purnomo saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (9/12/2020).

Hal ini pun dibenarkan oleh KPU Kabupaten Klaten. Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Klaten Syamsul Huda menjelaskan Arif memang tidak punya hak pilih sebab domisilinya tidak di Klaten.

"Iya tidak punya hak pilih di Klaten karena KTP nya masih beralamat di Jakarta. Sama seperti Pak Jokowi di Pilkada DKI tidak punya hak pilih tapi itu secara aturan Ndak papa karena calon tidak ada pembatasan domisili," kata Syamsul saat ditemui detikcom di kantornya hari ini.

Sementara itu, calon bupati petahana, Sri Mulyani mencoblos di TPS 7 Dusun Posakan Desa/ Kecamatan Cawas. Mulyani datang bersama suaminya, Sunarno dan anak lelakinya Abimanyu A Bagaskoro pukul 10.00 WIB.

Mulyani datang bersama rombongan, termasuk beberapa jajaran Pemkab Klaten. Mulyani meminta semua pendukungnya untuk tetap menjaga kondusifitas selama Pilkada 2020 berlangsung.

"Hasil setelah dilihat dibacakan, semua tetap harus kondusif. Semua saya minta menghargai siapapun yang dipercaya masyarakat Kabupaten Klaten," kata Mulyani pada wartawan usai mencoblos.

Mulyani pun mengaku tidak mematok hasil di Pilkada Klaten. Dia pun meminta pendukungnya menjaga agar tidak ada kerumunan selama proses Pilkada berlangsung.

"Prosesi kemenangan kita sesuai protokol kesehatan tapi jangkauan tangan saya kan terbatas. Tapi Insyaallah masyarakat Klaten sudah dewasa," jelas Mulyani.

Bupati Klaten Sri Mulyani mencoblos di TPS 7 Desa Posakan kecamatan Cawas, Klaten, Rabu (9/12/2020).Bupati Klaten Sri Mulyani mencoblos di TPS 7 Desa Posakan kecamatan Cawas, Klaten, Rabu (9/12/2020). Foto: Achmad Syauqi/detikcom

Terpisah, Calon Bupati One Krisnata juga mencoblos bersama keluarga di TPS Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan. One juga optimistis menang di Pilkada Klaten.

"Tadi saya mencoblos bersama istri di TPS pukul 09.00 WIB. Imbauan saya pada pendukung, kita tidak usah euforia jika memenangkan Pilkada ini, kita syukuri saja tidak perlu senang berlebih, apalagi mabuk-mabukan minum ciu satu colt itu tidak boleh," ucap One usai mencoblos.

Untuk diketahui Pilkada Klaten diikuti tiga pasangan calon. Sri Mulyani berpasangan dengan Yoga Hardaya (Mulyo) diusung PDIP-Golkar, One Krisnata dan Muhammad Fajri (ORI) diusung Partai Demokrat-PKS-Gerindra, dan Arif Budiyono dan Harjanto (ABY-HJT) diusung PAN-PKB-PPP-NasDem.

(ams/mbr)