ADVERTISEMENT

9 Paslon Berlaga di 3 Pilkada di DIY, Sultan: Hargai Pilihan Rakyat

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 06:34 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Ilustrasi Pilkada 2020. (Andhika Akbaransyah)
Yogyakarta -

Terdapat sembilan pasangan calon (paslon) yang berlaga dalam tiga Pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini. Paslon yang paling banyak terdapat di Kabupaten Gunungkidul yakni berjumlah empat paslon.

Tiga Pilkada di DIY hari ini berlangsung di Kabupaten Sleman, Bantul dan Gunungkidul. Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan menguraikan 3 paslon yang akan berlaga di Pilkada Sleman.

Di Sleman, ada 3 paslon bertarung:
Nomor urut 1, Danang Wicaksana S-Agus Choliq (diusung PKB, Gerindra dan PPP).
Nomor urut 2, Sri Muslimatun-Amin Purnama (diusung PKS, Golkar dan NasDem).
Nomor urut 3, Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa (diusung PDIP dan PAN).

Di Pilkada Bantul, ada dua paslon yang bertarung:
Nomor urut 1, Abdul Halim Muslih-Joko B Purnomo (diusung PDIP, PKB, PAN, Demokrat, serta didukung Partai Gelora, PSI, Hanura dan Perindo).
Nomor urut 2, Suharsono-Totok Sudarto (diusung Gerindra, Golkar, PPP, PKS dan NasDem).

Pilkada Gunungkidul diikuti oleh empat paslon:
Nomor urut 1, Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto (diusung PAN, Gerindra, Demokrat, PKS serta didukung PPP dan Berkarya).
Nomor urut 2, Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi (diusung NasDem).
Nomor urut 3, Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi (diusung PDIP).
Nomor urut 4, Sunaryanta-Heri Susanto (diusung oleh Golkar, PKB serta didukung Perindo, PSI dan Garuda).

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X meminta pemilih untuk tepat waktu datang saat pencoblosan besok. Selain itu, Sultan meminta paslon untuk sportif dan menerima hasil penghitungan suara.

"Saya mohon, kan sudah dibagi waktu itu (waktu pencoblosan), ditepati sehingga tidak ada penumpukan di TPS, baik pada waktu coblosan maupun pada waktu penghitungan suara," kata Sultan di Kantor Gubernur DIY, Selasa (8/12).

Sultan juga meminta semua kontestan Pilkada di 3 Kabupaten di DIY menghormati hasil penghitungan suara sehingga tidak ada gejolak pasca pengumuman hasil penghitungan suara. "Jujur, sportif dalam arti menghargai kehendak pemilihnya," tegasnya.

"Yang menang jangan sombong, yang kalah juga jangan iri, kan ini proses demokratisasi menghargai pilihan masyarakat," lanjut Sultan.

(sip/mbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT