Tambah Lagi, Guru Wafat Kena Corona di Sebuah SMPN Kudus Jadi 4 Orang

Dian Utoro Aji - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 14:32 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Kudus -

Jumlah guru yang meninggal dunia terkonfimasi positif virus Corona atau COVID-19 di sebuah SMP negeri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bertambah satu menjadi empat orang. Guru keempat yang meninggal dunia positif virus Corona di sekolah itu disebut memiliki penyakit penyerta.

"Ada satu guru lagi (meninggal dunia hari ini), hasilnya terkonfirmasi positif Corona laki-laki, punya penyakit penyerta. Diagnosisnya COVID-19 tapi punya penyakit penyerta. Iya ada satu tambah jadi empat guru," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Aziz Achyar, kepada wartawan saat ditemui di RSUD Kudus, Kamis (3/12/2020).

Aziz yang juga Direktur RSUD Kudus mengatakan bahwa guru tersebut masuk dirawat di RSUD Kudus sejak tanggal 26 November 2020. Kemudian dia menjalani tes swab pada 27 November 2020 dengan hasil positif virus Corona.

"26 November 2020 tanggal masuk dirawat di RSUD Kudus, kemudian 27 November 2020 dites swab hasilnya positif. Tanggal 28 dites lagi hasilnya positif (terkonfirmasi positif virus Corona)," lanjut Aziz.

Aziz mengatakan, pihaknya sudah melakukan tracing kontak erat. Kata dia ada sebanyak 43 karyawan di SMPN tersebut yang dites swab. Namun hasilnya belum keluar.

"Ada 43 karyawan dites swab, hasilnya belum keluar," papar Aziz.

Diberitakan sebelumnya, dua guru pertama yang meninggal dengan positif virus Corona diumumkan pada Selasa (3/12). Selain itu, terdapat seorang guru lainnya yang meninggal dunia saat tes swabnya masih belum keluar. Tes swab guru itu akhirnya keluar dengan hasil positif dan diumumkan pada Rabu (2/12).

(sip/mbr)