Banyumas Kebanjiran Akibat Luapan Sungai Serayu, Seribuan Rumah Terdampak

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 13:24 WIB
Banjir di Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Kamis (3/12/2020).
Banjir di Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Kamis (3/12/2020). (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Banyumas -

Luapan Sungai Serayu mengakibatkan banjir di sejumlah titik Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Selain ruas jalan, seribuan rumah warga terdampak banjir.

"Dampak kalau data sementara di (kecamatan) Kalibagor 300 (rumah), di (kecamatan) Banyumas sekitar 65 KK, Desa Sokawera ada kurang lebih 600 rumah. Iya total ribuan (rumah), nanti kita dirikan dapur umum," jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Titik Puji Astuti kepada wartawan di lokasi banjir, Kamis (3/12/2020).

Dia menguraikan sejumlah kecamatan lain yang terdampak banjir ini yakni Kecamatan Somagede, Rawalo dan Patikraja. Personel BPBD kini sedang berusaha mengevakuasi warga yang masih berada di rumahnya.

"Kembaran (Sungai Pelus) juga sudah surut, Alhamdulillah (kecamatan) Sumpiuh, (kecamatan) Tambak, (kecamatan) Kemranjen malah terkendali. Ini Sungai Serayu yang malah tidak kita duga awalnya. Katanya kejadian (terakhir) 20 tahun lalu," ujarnya.

Titik mengungkap sudah terdapat sejumlah titik lokasi pengungsian banjir di Banyumas. Di antaranya di Balai Desa Sokawera dan ada beberapa warga yang dievakuasi ke Masjid At Taqwa Desa Kedunguter, Kecamatan Banyumas.

"Untuk pengungsian sudah ditempatkan di balai desa dan ada yang di masjid, dan hari ini kita buka dapur dapur umum masyarakat. Nanti kita drop sembako hari ini, kita belum bisa buat dapur umum yang sentral," ujarnya.

Diwawancara terpisah, Kepala Desa Sokawera Kecamatan Somagede, Karman, menjelaskan banjir di wilayahnya mulai terjadi pagi tadi.

"Tadi malam sekitar jam 04.00 WIB, dari sungai Serayu langsung ke sini. Jadi yang banter itu dari arah sungai Serayu," kata Karman kepada wartawan di lokasi banjir, hari ini.

Dia mengungkap banjir akibat luapan Sungai Serayu juga pernah terjadi pada tahun 2000.

"Kalau kejadian seperti ini sudah pernah, dulu tahun 2000 dan ini baru ada kayak gini lagi di tahun ini, kejadian (dulu) sama kayak gini juga. Karena luapan Sungai Serayu melintas Kadus II, makanya Kadus II kena semuanya, ada 10 RT 2 RW, kurang lebihnya sekitar 600 rumah (terdampak)," ujarnya.

(sip/ams)