Jelang Pilkada 2020, 203 Petugas KPPS Kebumen Positif Corona

Rinto Heksantoro - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 14:02 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Edi Wahyono)
Kebumen -

Sebanyak 203 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19). Mayoritas anggota KPPS ini merupakan orang tanpa gejala (OTG).

Humas Satgas COVID-19 Kabupaten Kebumen, Kusbiyantoro, mengatakan 203 petugas KPPS ini diketahui positif Corona bermula dari rapid test masif. Dari total 31.283 petugas KPPS yang mengikuti rapid, ditemukan 203 orang yang positif Corona saat menjalani swab.

"Sasaran rapid test ada 31.420 petugas KPPS dan yang di-rapid baru 31.283. Dari jumlah tersebut yang nonreaktif ada 30.327 kemudian yang reaktif ada 956. Bagi yang reaktif kemudian diteruskan dengan swab test, yang di-swab baru 854 dan hasilnya 203 dinyatakan positif sedangkan yang negatif 581," kata Kusbiyantoro ketika ditemui detikcom di Kantor Dinkes Jalan HM Sarbini, Kebumen, Jumat (27/11/2020).

"Selain itu masih ada yang menunggu hasil swab 70 orang. Jumlah ini mungkin masih akan berubah," sambungnya.

Kusbiyantoro menyebut ke-203 petugas KPPS itu menjalani isolasi mandiri karena termasuk OTG. Pihaknya pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tetap antusias mengikuti Pilkada Kebumen 2020 mendatang.

"Jangan sampai masyarakat menurun partisipasinya. Kami telah berupaya agar semua aman dari COVID-19 dan bagi warga dalam Pilkada bisa melaksanakan dengan aman. Dipastikan aman, karena diperkirakan sebelum Pilkada sudah selesai isolasi dan Pilkada bisa berjalan aman," terangnya.

Divisi Sosdiklihparmas dan SDM KPU Kebumen, Agus Hasan HidayatDivisi Sosdiklihparmas dan SDM KPU Kebumen, Agus Hasan Hidayat Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Diwawancara terpisah, Divisi Sosdiklihparmas dan SDM KPU Kebumen, Agus Hasan Hidayat juga menjamin pelaksanaan Pilkada Kebumen bisa berjalan lancar. Meski 203 petugas KPPS positif Corona, pihaknya belum berencana mengganti para petugas tersebut.

"Ketentuannya jika reaktif atau positif maka sesuai regulasi tidak dilakukan penggantian, kecuali mengundurkan diri, meninggal dan tidak menjalankan tugas dengan semestinya. Kami harapkan Pilkada bisa berjalan dengan prinsip kesehatan dan keselamatan, karena yang positif sudah ditangani dengan baik, jadi kita jamin penyelenggaraan Pilkada aman," kata Agus di kantornya.

Menilik peta zonasi risiko Corona, saat ini Kebumen masih masuk zona merah Corona. Dia pun mengimbau masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

"Saya imbau bagi warga terutama seluruh penyelenggaran Pilkada dari desa sampai kabupaten khususnya petugas KPPS untuk menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin yakni menerapkan 3 M (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir)," pesan Agus.

Untuk diketahui, saat ini kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kebumen tercatat ada 2.191 orang. Dari jumlah tersebut 192 di antaranya masih dirawat, 511 menjalani isolasi, dirujuk 3, 65 kasus meninggal dunia, dan sembuh 1.331.

(ams/sip)