Viral Asap Keluar dari 2 Titik Kawah Gunung Merapi, Ini Penjelasan BPPTKG

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 13:21 WIB
Foto viral Merapi keluarkan 2 asap putih dari kawah, Jumat (27/11/2020).
Viral Merapi Keluarkan 2 Asap Putih dari Kawahnya. (Foto: tangkapan layar Twitter @Jogja_Uncover)
Sleman -

Gunung Merapi pagi tadi kembali mengeluarkan asap putih tebal. Asap yang muncul dari puncak Gunung Merapi pun terpantau bukan hanya dari satu titik melainkan dua titik.

Peristiwa itu pun diabadikan oleh netizen dan diunggah di media sosial. Salah satunya di akun Twitter @Jogja_Uncover yang mengunggah foto asap yang keluar dari kawah Merapi pagi ini.

"@renjerhitam Dua lubang di kawah," tulis akun @Jogja_Uncover seperti dilihat detikcom, siang ini.

Terkait fenomena itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menjelaskan peristiwa tersebut merupakan hal yang wajar. BPPTKG menjelaskan asap yang keluar merupakan asap sulfatara.

"Asap tadi pagi adalah emisi asap sulfatara seperti biasa," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida saat dihubungi wartawan, Jumat (27/11/2020).

Berdasarkan laporan aktivitas Merapi hari ini pukul 00.00-12.00 WIB, asap sulfatara tebal tampak keluar dari kawah Gunung Merapi.

"Gunung jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 500-600 meter di atas puncak kawah," jelasnya.

Sementara data kegempaan tercatat, gempa guguran sebanyak 21 kali, gempa hembusan 46 kali, gempa fase banyak 208 kali dan gempa vulkanik dangkal 14 kali.

"Kondisi Gunung Merapi terkini, sejauh pantauan kami prediksi erupsi masih mengarah ke Sungai Gendol," papar Hanik.

Adapun prakiraan daerah bahaya yang berpotensi terdampak erupsi Gunung Merapi adalah Dusun Kalitengah Lor di Desa Glagaharjo, Dusun Kaliadem di Desa Kepuharjo dan Dusun Palemsari di Desa Umbulharjo yang berada di wilayah administrasi Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kemudian Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar di Desa Ngargomulyo, Dusun Trayem, Pugeran, Trono di Desa Krinjing, Babadan 1, Babadan 2 di Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Berikutnya Dusun Stabelan, Takeran, Belang di Desa Tlogolele, Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur di Desa Klakah dan Dusun Jarak, Sepi di Desa Jrakah, Kecamatan Selo di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Selanjutnya Dusun Pajekan, Canguk, Sumur di Desa Tegal Mulyo, Dusun Petung, Kembangan, Deles di Desa Sidorejo dan Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

(ams/sip)