Ada 176 Santri Ponpes di Banyumas Positif Corona

Arbi Anugrah - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 14:01 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Edi Wahyono)
Banyumas -

Sebanyak 176 santri pondok pesantren di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah positif virus Corona atau COVID-19. Sebelumnya, ada 427 santri di ponpes itu yang menjalani tes swab.

"Kemudian kami berkoordinasi Dinkes, tes swab terhadap 427 santri, hasilnya 177 santri positif, setelah di crosscheck ada nama dobel, jadi total 176 santri (yang positif virus Corona)," ujar Juru Bicara Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Banyumas, Gus Enjang Burhanudin Yusuf, saat dihubungi wartawan, Jumat (27/11/2020).

Gus Enjang menjelaskan penyebaran virus Corona di ponpes tersebut pertama kali diketahui setelah adanya salah seorang santri yang memiliki gejala. Setelah itu tim gugus tugas COVID-19 di Ponpes dan kecamatan melakukan screening. Dia mengungkap para santri yang positif virus Corona saat ini dalam kondisi baik.

"Kalau kemudian ada santri yang terkena, ini perlu menjadi perhatian bahwa COVID-19 bisa menyerang siapapun, dan itu bukan aib, bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal status," jelasnya.

Diwawancara terpisah, Bupati Banyumas Achmad Husein menjelaskan para santri itu telah dikarantina. Dia memberikan data asal masing-masing santri yang kena Corona di antaranya 96 santri berasal dari Kabupaten Banyumas, Cilacap 17, Purbalingga 18, Brebes 7, Kebumen 20, Jawa Barat 4, luar Jawa 3. Selanjutnya masing-masing satu santri dari Rembang, Tegal, Kudus, Pekalongan dan Jakarta.

"Semuanya dikarantina di pondok, sudah dikondisikan," ujar Husein kepada wartawan lewat pesan singkat hari ini.

Diberitakan sebelumnya, Achmad Husein juga sempat mengungkap penyebaran virus Corona di Kabupaten Banyumas sudah tidak terkendali. Bahkan dia mengaku harus menarik rem darurat.

"Saya menerima kritikan pedas, kata-kata kasar bahkan, tentang kebijakan menghentikan hajatan sementara. Saya katakan sementara, sebab ini kondisi darurat, ibarat mobil saya harus tarik rem darurat," kata Husein dalam akun Instagram pribadinya @ir_achmadhusein yang dikutip detikcom, Kamis (26/11).

(sip/ams)