Sedang Nyangkul di Sawah, Seorang Warga Kebumen Tewas Tersambar Petir

Rinto Heksantoro - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 16:58 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Kebumen -

Seorang warga di Kebumen, Jawa Tengah, tersambar petir saat mencangkul di sawah. Korban tewas di lokasi kejadian lantaran mengalami luka bakar di bagian tubuhnya.

Korban berinisial IS (32) warga Desa Purwosari, Kecamatan Puring, Kebumen. Pria itu tewas setelah tersambar petir ketika sedang mencangkul sawah miliknya pada Rabu (25/11) siang.

"Kejadiannya sangat cepat. Sesaat setelah terdengar suara petir, korban tergeletak di sawah tak jauh dari temannya," kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan ketika dihubungi detikcom, Rabu (25/11/2020).

Rudy menjelaskan, sebelum peristiwa itu terjadi, korban bersama seorang warga sedang mencangkul sawah. Saat itu, cuaca sedang hujan dan tiba-tiba terdengar suara petir yang sangat keras. Saksi yang tak jauh dari korban, melihat korban sudah jatuh dengan posisi terlentang.

"Saksi merasa panik kemudian saksi pulang memberitahukan istrinya untuk memberi kabar kepada keluarga korban. Setelah keluarga mendapat kabar kemudian keluarga korban meminta bantuan kepada warga untuk mengevakuasi korban dan dibawa ke rumah korban dalam keadaan sudah meninggal dunia," jelasnya.

Setelah dilakukan periksaan oleh petugas medis dan tim Inafis Polres Kebumen, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban mengalami luka di bagian punggung akibat sambaran petir. Jenazah korban kemudian diserahkan petugas kepada keluarga untuk dimakamkan.

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan tim medis, kuat dugaan korban meninggal karena tersambar petir. Kami imbau kepada warga masyarakat, baiknya jika hujan, segala aktivitas di tanah lapang dihentikan. Ya, demi alasan keselamatan," imbuhnya.

(rih/sip)