Asal Usul Duit Puluhan Juta Berceceran di Parit Batang Masih Misterius

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 19:28 WIB
Heboh uang Rp 23 juta berceceran di saluran irigasi, Batang, Jawa Tengah, Jumat (20/11/2020).
Duit puluhan juta berceceran di saluran irigasi, Kabupaten Batang. (Foto: Istimewa/dok Perangkat Desa Plumbon)
Batang -

Warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah dibuat heboh dengan temuan uang senilai puluhan juta yang berceceran di saluran air irigasi. Polisi memastikan hingga hari ini belum ada yang melapor kehilangan uang atau mengklaim uang tersebut.

"Sampai Sabtu siang ini, belum ada laporan dari pihak manapun yang kehilangan uang," ujar Kapolsek Limpung, AKP Yorissa Prabowo, saat dihubungi detikcom, Sabtu (21/11/2020).

Ceceran uang itu ditemukan di saluran irigasi di Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batangpada Jumat (20/11) sekitar pukul 05.30 WIB. Yorissa juga mengimbau warga yang menemukan uang itu untuk tidak menggunakannya terlebih dahulu.

"Kita sudah sampaikan ke warga dan pihak desa agar temuan uang Jumat kemarin untuk disimpan terlebih dahulu jangan digunakan," lanjutnya.

Kepala Desa Plumbon, Agus Tarjitopun, menambahkan pihaknya telah menyampaian temuan uang ini ke desa tetangga yakni Desa Tembok. Menurutnya bisa jadi uang tersebut milik warga Desa Tembok yang hanyut ke saluran irigrasi hingga ke Desa Plumbon.

Saluran air irigasi lokasi penemuan uang puluhan juta berserakan di Batang, Sabtu (21/11/2020).Saluran air irigasi lokasi penemuan uang puluhan juta berserakan di Batang, Sabtu (21/11/2020). (Foto: Robby Bernardi/detikcom)

"Saya sudah konfirmasi ke Kades sebelah (Desa Tembok), karena aliran irigasi yang ditemukan uang sumbernya dari Desa Tembok. Tapi masyarakat tidak ada yang merasa ataupun melapor kehilangan uang," jelas Agus Tarjito.

Dia juga meminta warganya untuk jangan menggunakan uang temuan tersebut.

"Kita sudah menghimbau warga untuk jangan digunakan dulu uangnya. Menunggu laporan warga yang kehilangan uang. Kita juga sudah koordinasi dengan pihak kepolisian," jelas Jito.

Diberitakan sebelumnya, uang yang jumlahnya mencapai RP 23 juta itu ditemukan pada pagi hari dimana malam sebelumnya hujan mengguyur dengan deras.

Seorang petani bernama Nur Khamid menceritakan momen pertama kali saat dia melihat uang tersebut. "Niatan saya mau bersihkan saluran kalau-kalau ada endapan lumpur yang terbawa pada Kamis malam karena kiriman air meluap," ujarnya kepada wartawan siang tadi.

Lihat juga video 'Pria Bermasker Naik Alphard Bagi-bagi Duit ke Ojol':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2