Kagetnya Petani yang Temukan Duit Puluhan Juta Berceceran di Parit

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 16:05 WIB
Penemuan duit puluhan juta berserakan di saluran irigasi Batang. Nurkhamid dan Kepala Desa Plumbon Agus Tarjito, Batang, Sabtu (21/11/2020).
Nur Khamid dan Kepala Desa Plumbon Agus Tarjito, Batang, Sabtu (21/11/2020). (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Batang -

Warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah dibuat heboh dengan temuan uang senilai puluhan juta yang berceceran di saluran air irigasi usai banjir. Seorang petani bernama Nur Khamid menceritakan momen pertama kali saat dia melihat uang tersebut.

"Niatan saya mau bersihkan saluran kalau-kalau ada endapan lumpur yang terbawa pada Kamis malam karena kiriman air meluap," ujar Nur Khamid kepada wartawan, Sabtu (21/11/2020).

Nur Khamid menemukan uang itu saluran air irigasi di Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batangpada Jumat (20/11) sekitar pukul 05.30 WIB. Baru saja sampai dan menginjakan kakinya di saluran irigrasi tersebut, matanya langsung tertuju pada selembar uang yang tidak jauh dari lokasinya berada.

"Baru akan bersihkan (saluran irigrasi) melihat selembar uang seratus ribu. Terus saya ambil taruh saku. Eh ada lagi Rp 50 ribu tidak jauh dari situ. Lama kelamaan kok banyak uangnya yang nampak," jelasnya.

Menurutnya, saat itu suasana di sekitar saluran air itu masih sepi. Hanya ada dirinya dan beberapa petani lainnya di sawah. Namun, ternyata tidak hanya dia saja yang menemukan uang tersebut.

"Saya lihat ada orang lain yang di sawah juga yang menemukan uang. Ada yang menemukan di sawah, di semak-semak sepanjang saluran irigrasi dan di ladang dekat irigrasi," jelasnya.

Tak lama kemudian, kerumunan warga yang datang semakin banyak. Warga yang kerap berkunjuang ke makam pada Jumat pagi saat itu, mengetahui kabar adanya uang yang berceceran. Lokasi temuan uang memang tidak jauh dari area pemakaman desa setempat yang hanya dibatasi tiga lapis sawah ke salurun irigrasi dan jalan desa.

Lokasi itu langsung ramai dengan orang yang mencari ceceran uang lainnya. Nur Khamid mengatakan kondisi uang yang ditemukan warga rata-rata basah dan kotor berlumpur.

Nur Khamid mengaku mengumpulkan uang yang berceceran itu hingga Rp 10 juta....

Selanjutnya
Halaman
1 2